1

Kadis Kominfo Sultra Apresiasi Penilaian Keamanan Siber yang Dilakukan BSSN

Kadis Kominfo Sultra Apresiasi Penilaian Keamanan Siber yang Dilakukan BSSN
1

Kendari, Radarsultra.co – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia telah menyelesaikan kegiatan pengukuran tingkat kematangan keamanan siber dan sandi di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Acara yang digelar di Aula Mepokooaso, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Kominfo Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, serta tim dari BSSN Jakarta.

1

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan penerapan keamanan siber di Sulawesi Tenggara, dengan melibatkan penilaian terhadap aspek tata pola, infrastruktur, dan sumber daya manusia (SDM).

Kepala Dinas Kominfo Sultra, Dr. M. Ridwan Badallah, mengapresiasi kunjungan tim BSSN dan mengungkapkan harapannya agar hasil pengukuran ini memberikan masukan konstruktif bagi peningkatan keamanan siber di daerahnya.

“Kami berharap hasil pengukuran ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan infrastruktur keamanan siber di daerah kami,” ujar Ridwan Badallah, Rabu, (16/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Kominfo juga menekankan pentingnya program pembangunan Cyber CSR (Corporate Social Responsibility) untuk memperkuat infrastruktur keamanan siber.

“Meskipun terdapat perbedaan pemikiran, kami yakin bahwa dengan adanya program ini, infrastruktur yang ada dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan amanat pemerintah,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bhayangkari Sultra Meriahkan HKGB ke-72 dengan Acara Olahraga dan Bazaar Murah UMKM

Fungsional Sandiman Madya pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN, Firman Maulana, memberikan pemaparan mengenai Penilaian Tingkat Kematangan Keamanan Siber dan Sandi (PTKKS).

Ia menjelaskan bahwa PTKKS terdiri dari tiga instrumen utama, yaitu indeks keamanan informasi, cyber security maturity, dan evaluasi pelaksanaan pengamanan informasi.

Berdasarkan hasil penilaian, BSSN memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain peningkatan kapasitas SDM melalui literasi keamanan siber, pengawalan terhadap kebijakan manajemen keamanan informasi, serta penerapan sistem kriptografi untuk aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah lebih siap dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang kompleks dan melindungi data serta informasi publik secara efektif,” ujar Firman Maulana.

Selain itu, Kepala Bidang Persandian BSSN, Richardin M. Pua, mengungkapkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam meningkatkan kematangan keamanan siber di daerah.

“Kami mengajak semua perwakilan Kepala Bidang untuk bersama-sama memahami bahwa penilaian ini bukanlah suatu hukuman, melainkan sebuah upaya untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mengevaluasi kegiatan dari tahun ke tahun,” ungkapnya.

Richardin juga menekankan bahwa penilaian ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberhasilan berdirinya Dinas Komunikasi dan Informatika yang lebih kuat di masa depan.

BACA JUGA :  Sultra Raih 2 Perak dan 7 Perunggu di PON Beladiri II Kudus, Berikut Nama-nama Atlet Peraih Medali

Selama empat hari pelaksanaan, tim BSSN Jakarta melaksanakan penilaian terhadap tingkat kematangan sistem keamanan siber dan sandi di Sulawesi Tenggara.

Anggota tim BSSN, Achmad Ridho dan Ni Putu Ayu Lhaksmi, turut memberikan kontribusi dalam proses evaluasi ini.

Kegiatan ini juga melibatkan peran aktif dari Dinas Kominfo Sultra, yang turut menyusun langkah-langkah ke depan untuk meningkatkan keamanan siber di provinsi tersebut.

“Harapannya, kegiatan penilaian ini dapat mendorong peningkatan dari tahun sebelumnya. Meskipun sudah ada kemajuan yang dicapai oleh Dinas Kominfo, peningkatan yang ada belum terlalu signifikan, terutama karena adanya keterbatasan dalam infrastruktur dan SDM,” ujar anggota tim BSSN.

“Dengan pelaksanaan penilaian ini, diharapkan dapat teridentifikasi area yang perlu diperbaiki, sehingga keamanan siber di Sulawesi Tenggara dapat lebih ditingkatkan di masa mendatang,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kominfo Sultra, Kepala Bidang Persandian, serta staf lainnya dari Dinas Kominfo Sultra, yang bersama-sama mendiskusikan hasil pengukuran dan langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil untuk meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan di era digital yang semakin kompleks.*

1
1