1

GMNMB SMAN 1 Kendari Incar Prestasi Internasional

*GMNMB SMAN 1 Kendari Siap Berlaga di MIMFEST 2026.
1

Kendari, Radarsultra.co – GITA MANDALA NUANSA Marching Band (GMNMB) SMAN 1 Kendari memastikan kesiapan mengikuti Makassar International Marching Fest (MIMFEST) 2026 yang akan digelar di Makassar pada Kamis–Minggu (2–5/7/26). Ajang marching band bertaraf internasional tersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp300 juta dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Tahun ini, GMNMB SMAN 1 Kendari mengusung tema One Band One Sound sebagai simbol kekompakan, disiplin, dan semangat kebersamaan dalam menghadapi kompetisi. Perjalanan menuju MIMFEST 2026 turut mendapat dukungan dari SMAN 1 Kendari, Safinah Samudera Shipping, Akka Apparel, Labontea, serta para alumni yang terus memberikan motivasi kepada para peserta.

1

Berbeda dari keikutsertaan sebelumnya pada kategori grup, GMNMB kali ini fokus mengirimkan empat wakil terbaik pada Individual Contest kelas Open. Dua peserta akan tampil pada nomor Color Guard, yakni Jasmine Aghnia Maharani dan Resky Yasin. Sementara pada nomor Field Commander kelas Open, GMNMB diwakili Hanny Bunga Cinta Pratama Hadipraja dan Najwa Zahrattusita.

Keempat peserta tersebut akan membawa nama SMAN 1 Kendari sekaligus Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.

Pelatih sekaligus Manajer GMNMB SMAN 1 Kendari, Iras La Midi, mengatakan target utama tim bukan hanya berpartisipasi, melainkan memberikan penampilan terbaik serta mengukir prestasi di tingkat internasional.

“Target utama kami adalah memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi yang membanggakan, serta mengharumkan nama GITA MANDALA NUANSA Marching Band SMAN 1 Kendari di tingkat internasional,” katanya.

Menurut Iras, seluruh peserta telah menjalani persiapan secara intensif melalui pemantapan teknik, koreografi, pembinaan fisik dan mental, hingga simulasi perlombaan agar mampu tampil maksimal di arena kompetisi. Kondisi kesehatan peserta juga terus dipantau sehingga tetap prima hingga hari pelaksanaan.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Minta Banyak Pihak Berkolaborasi Tangani Stunting

Ia mengakui tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi latihan karena para peserta tetap harus membagi waktu dengan aktivitas belajar di sekolah.

“Kami mengandalkan disiplin latihan, kualitas teknik, serta semangat juang yang tinggi. Karakter penampilan yang kami tampilkan menjadi salah satu kekuatan utama kami,” ujarnya.

Empat peserta yang diberangkatkan dipilih melalui proses seleksi ketat dengan mempertimbangkan kemampuan teknik, kedisiplinan, konsistensi latihan, kesiapan fisik dan mental, serta kemampuan tampil di bawah tekanan. Menjelang keberangkatan, latihan difokuskan pada penyempurnaan teknik, ketepatan gerakan, musikalitas, ekspresi, dan kepercayaan diri.

“Saya selalu mengingatkan agar mereka percaya pada hasil latihan, tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan menikmati setiap momen di atas arena,” tambahnya.

Iras optimistis anak didiknya mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.

“Saya yakin peserta GMNMB SMAN 1 Kendari memiliki kemampuan yang tidak kalah. Dengan persiapan yang matang dan kerja keras, kami optimistis mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Ia berharap perkembangan marching band di Sultra terus meningkat dengan dukungan berbagai pihak sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, salah seorang peserta Color Guard kelas Open, Jasmine Aghnia Maharani, mengaku bangga mendapat kepercayaan mewakili sekolah pada ajang internasional tersebut.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Serahkan Bonus kepada Peserta STQH Berprestasi Tingkat Provinsi Sultra

“Saya merasa sangat bangga, bersyukur, dan termotivasi karena mendapat kepercayaan untuk membawa nama sekolah,” ujarnya.

Jasmine mengungkapkan seluruh peserta menjalani latihan dengan intensitas tinggi, bahkan rata-rata mencapai delapan jam setiap hari menjelang keberangkatan ke Makassar.

“Target saya adalah tampil tanpa kesalahan, memberikan performa terbaik, dan ikut membawa tim meraih prestasi yang membanggakan,” katanya.

Baginya, kesempatan tampil di MIMFEST 2026 menjadi motivasi besar untuk membanggakan orang tua, sekolah, pelatih, sekaligus mengharumkan nama Sultra melalui prestasi.

Di akhir wawancara, Jasmine menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada GMNMB SMAN 1 Kendari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, pembina, pelatih, official, seluruh anggota GMNMB SMAN 1 Kendari, para alumni, serta sponsor kami, Safinah Samudera Shipping, Akka Apparel, dan Labontea. Mohon terus doa dan dukungannya agar kami dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Sulawesi Tenggara,” tutupnya.

MIMFEST 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Marching Show Band (MSB), Marching Creative Concert (MCC), Marching Street Parade (MSP), Ensemble/Sectional, serta Individual Contest. Khusus Individual Contest, peserta akan bersaing pada nomor Wind, Pianika, Melodica, Battery, Pit, Color Guard, Field Commander, dan Brass sesuai kelompok usia maupun kelas yang dipertandingkan. Festival ini menjadi salah satu ajang marching band terbesar di Indonesia sekaligus wadah bagi para talenta untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional dan internasional.

1
1