1

Sukses Implementasikan CSR di Pulau Wawonii, ESDM Anugerahi PT GKP Tamasya Award 2023

CSR Sukses Dorong Kemandirian Ekonomi, PT GKP Raih Tamasya Award ESDM 2023

Sukses Implementasikan CSR di Pulau Wawonii, ESDM Anugerahi PT GKP Tamasya Award 2023
1

Jakarta, Radarsultra.co – PT Gema Kreasi Perdana (GKP), perusahaan pertambangan nikel di Pulau Wawonii, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), meraih penghargaan Tamasya Award 2023 kategori “Implementasi Bidang Kemandirian Ekonomi.”

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Ing. Tri Winarno, S.T., M.T. kepada Manager CSR PT GKP, Alexander Lieman, dalam acara di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023).

1

Usai menerima penghargaan tersebut, Alexander Lieman mengucapkan ungkapan Terima kasih kepada semua pihak khususnya masyarakat lingkar tambang PT GKP.

“Kami merasa sangat diapresiasi atas kerja kerasnya. Ini jadi pemicu semangat bagi tim kami untuk memberikan yang lebih baik lagi untuk masyarakat lingkar tambang,” ujar Alexander Lieman.

Menurut Alex, penghargaan ini menegaskan komitmen PT GKP dalam pemberdayaan masyarakat dan implementasi CSR yang efektif.

Tamasya Award 2023 menilai kelengkapan administrasi, laporan triwulan, kepatuhan data, dan dampak terhadap masyarakat.

Penghargaan dibagi menjadi beberapa kategori yaitu penghargaan untuk perencanaan, implementasi dan monitoring, serta evaluasi.

Kemudian, program PPM PT GKP sendiri mengutamakan aspek kemandirian ekonomi, di mana di kategori ini pula perusahaan ini berhasil meraih penghargaan, khususnya dalam aspek fasilitasi legalitas produk dan penciptaan akses pasar.

Selain itu, program pengembangan produk Kacang Mete dengan nama Samaturu dan produk keripik kelapa dengan nama Mohawi menitikberatkan pemberdayaan kalangan ibu rumah tangga masyarakat lingkar tambang.

BACA JUGA :  Polda Sultra Gelar Sertijab Pejabat Utama dan Kapolresta Kendari

Lebih dari 30 ibu-ibu rumah tangga yang terlibat dan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam membuat produk lokal asli dari Roko-Roko, Pulau Wawonii ini.

General Manager External Relations PT GKP, Bambang Murtiyoso menyatakan, program ini juga turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia juga menerangkan, peran perusahaan dalam mendampingi pelaksanaan program ini sampai berhasil mendapatkan Sertifikat Halal, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan juga mendorong pelaku program untuk mendapatkan pasar-pasar baru.

“Apa yang sudah dilakukan PT GKP ini juga tidak akan berhasil tanpa keterlibatan langsung dari masyarakat lingkar tambang. Penghargaan ini bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk masyarakat sekitar. Ini jadi semangat baru yang luar biasa untuk kami semua untuk memberikan yang lebih baik lagi untuk masyarakat lingkar tambang,” ujar Bambang Murtiyoso.

Di kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Taslim mengapresiasi perusahaan pertambangan mineral dan batubara yang telah melaksanakan program PPM.

Ia menekankan, kegiatan ini merupakan apresiasi kepada perusahaan pertambangan mineral dan batubara di Indonesia yang telah melakukan kinerja program PPM tahun 2022 berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan ahli tim independen.

Arifin juga menyampaikan, tantangan dalam dunia pertambangan akan selalu diharapkan dengan dengan konflik lahan, ketergantungan ekonomi masyarakat, kerusakan lingkungan, pemanasan global dan tren penggunaan energy bersih kedepan.

BACA JUGA :  Sidang Perdana Kasus Pengadaan Bibit di Dishut Konut, Kedua Terdakwa Dinyatakan Bersalah

Ia berharap, seluruh perusahaan mineral dan batubara bisa terus membawa perubahan dan dampak yang positif dalam menghadapi tantangan-tantangan ini.

Selain itu, Arifin Taslim juga mengungkapkan perihal urgensi akselerasi upaya paska tambang dalam melahirkan kemandirian dan transformasi ekonomi masyarakat.

“Fluktuasi harga komoditas tambang dan cadangan yang semakin tipis memerlukan kesiapan paska tambang dan menjadi urgensi untuk kita bersama bisa mengakselerasi upaya-upaya dalam melahirkan kemandirian dan transformasi ekonomi masyarakat sekitar tambang,” ucap Arifin

“Dengan pelaksanaan PPM menggunakan pendekatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, penerapan berbagai teknologi terkini, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan pengelolaan perusahaan pertambangan mineral dan batubara dapat berlangsung secara efektif, efisien, aman, dan menyejahterakan masyarakat sekitar tambang,” tuturnya.

Sebagai informasi, Tamasya Awards 2023 ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan dalam rangka memberikan penghargaan kepada badan usaha pertambangan komoditas mineral dan batubara yang telah melaksanakan Program PPM dalam rangka meningkatkan semangat untuk terus dapat memberikan manfaat dan keberlanjutan kehidupan bagi masyarakat lingkar tambang.

Dalam edisi pertama ini, ada 51 perusahaan tambang mineral yang lolos tahap seleksi dan 26 badan usaha yang menerima penghargaan. Untuk kategori perusahaan batubara sendiri ada sekitar 40 partisipan, di mana ada 9 perusahaan yang berhasil meraih penghargaan.*

1
1