Kendari, Radarsultra.co.id – Lantai dua gedung bandara Haluoleo yang dikabarkan ambruk pada Sabtu (24/6) Kemarin dan mengakibatkan insiden tertimpahnya salah seorang pekerja tertimbun reruntuhan material.
Kepala Bandara Haluoleo Rudi Richardo saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengatakan, pihak bandara sedang melakukan pekerjaan renovasi gedung.
“Saat ini sedang tahap pembongkaran di area yg tidak operasional di lantai dua sebelah Utara dengan mempergunakan peralatan manual seperti palu besar dan linggis. Untuk tembok yg akan dirubuhkan, sepertinya ada penghitungan yg kurang pas oleh tukangnya, bagian dari tembok yang akan dirubuhkan, telah rubuh terlebih dahulu namun secara keseluruhan tidak mengganggu struktur ataupun area lainnya,” kata Rudi saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Sabtu (24/6/2017).
“Saat ini sedang ada pekerjaan penataan gedung terminal penumpang oleh PT Tangga Batu Jaya. Tahapan pekerjaannya adalah pembongkaran, beton struktur, arsitektur, finishing dan pengadaan kelengkapan bangunan,” tambahnya.

Menurutnya, puing-puing yang terlihat dalam gambar sebagian besar adalah puing-puing yang sebelumnya sudah dirubuhkan oleh tukang.
Saat ini korban telah dirawat di Rumah Sakit Bahteramas dan telah mendapatkan perawatan medis. (**)






