Kolaka Timur, Radarsultra. co.id-Pembangunan Bendungan Ladongi yang berada di Kelurahan Ladongi, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), yang mulai beroperasi pada bulan Februari lalu.
Ketiga fungsi atau pemanfaatan dari pembangunan bendungan tersebut selain untuk mengairi persawahan, juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan juga bisa menjadi Eko Wisata.
“Ada tiga pemanfaatan dari pembangunan bendungan Ladongi, yakni sebagai pengairan persawahan, pembangkit listrik, dan wisata,” kata Humas Hutama Karya (HK) Taufik Sungkono, saat ditemui di kantornya Senin (1/5/2017).
Taufik, menjelaskan, pekerjaan yang dimulai sejak Februari lalu, sudah 30 persen beroperasi. Kemungkinan besar akan kelar pada bulan Juni mendatang.
“Bulan Juni mendatang kami pastikan sudah kelar pekerjaan inprastruktur mulai dari jalananya, jembatanya, dan drainasenya,” jelas Taufik.
“Karena bulan Juni mendatang, Presiden RI Joko Widodo, bakal melakukan peletakan batu pertama, untuk pembangunan inti bendungan,” ungkap Taufik.
Untuk itu, lanjut Taufik, dengan adanya pembangunan bendungan tersebut, dari tiga pemanfaatan besar ini, mampu menjadi Koltim sebagai aset yang sangat berharga.
Sekedar untuk diketahui pembangunan bendungan Ladongi menelan anggaran senilai Rp8,7 miliyar rupiah dari sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). (C)






