1

Hingga Agustus 2018 Produksi Padi Ladang di Sultra Capai 10 ribu Ton

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra menunjukkan hingga Agustus tahun 2018 produksi padi ladang di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 10 ribu ton. Ada dua periode produksi padi ladang yang dihitung yakni periode I (Januari-April) dan periode II (Mei-Agustus).

Ada 9 kabupaten/kota yang memberikan kontribusi produksi padi ladang atau padi di lahan kering ini, yakni Kabupaten Buton pada periode I luas panen 977 hektar dengan provitas 25,23 kuintal per hektar (ku/ha) dan total produksi 2.465 ton. Kemudian periode II luas panen 317 hektar, provitas 26,77 ku/ha dan produksi 849 ton.

1

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Nasir mengatakan, masalah pada padi ladang seperti rendahnya tingkat kesuburan tanah, terbatasnya air, dan penggunaan pupuk organik oleh petani, serta tingkat kemasaman tanah yang rendah.

“Untuk usaha tani padi ladang, petani umumnya menggunakan varietas padi lokal yang umurnya relatif lebih panjang dan produktivitasnya lebih rendah,” kata Nasir, Kamis (15/11/2018).

BACA JUGA :  Aktualności Szybkie Zabawy Cieszą Się Coraz Większą

Kabupaten Muna di periode I luas panen 219 hektar, provitas 18,75 ku/ha dan produksi 411 ton. Kemudian periode II luas panen 12 hektar, provitas 31,94 ku/ha dan produksi 38 ton. Kabupaten Kolaka pada periode I tidak ada produksi sedangkan di periode II ada produksi sebesar 15 ton dengan luas panen 5 hektar dan provitas 30,61 ku/ha.

Konawe Selatan (Konsel) periode I luas panen 256 hektar, provitas 31,93 ku/ha dan produksi 817 ton. Periode II ada 903 hektar, provitas 24,24 ku/ha dan produksi 2.189 ton. Buton Utara (Butur) periode I luas panen 53 hektar, provitas 33,53 ku/ha dan produksi 178 ton, untuk periode II luas panen 873 hektar, provitas 31,91 ku/ha dan produksi 2.786 ton.

Konawe Utara (Konut) periode I tidak ada produksi namun pada periode II ada 16 hektar luas panen dengan total produksi 40 ton dan provitas 24,83 ku/ha sama dengan Konawe Kepulauan (Konkep) pada periode II juga memproduksi 80 ton padi ladang dengan luas panen 49 hektar dan provitas 16,50 ku/ha.

BACA JUGA :  Melihat Padang Penggembalaan Terluas di Sultra Milik UPTD BPPT Distanak

Sementara Buton Tengah (Buteng) hanya memberikan kontribusi pada periode I sebanyak 4 ton dari luas panen 2 hektar dan provitas 18,75 ku/ha. Buton Selatan (Busel) memberika kontribusi dalam dua periode yakni periode I 41 ton dan periode II 40 ton dengan luas panen masing-masing 25 hektar dan 15 hektar dan provitas 16,59 ku/ha serta 26,38 ku/ha.

Terakhir kota Baubau daerah ini memberikan kontribusi pada periode I 662 ton sedangkan periode II hanya 29 ton. Masing-masing setiap periode luas panenya 255 hektar dan 10 hektar dengan provitas 25,97 ku/ha dan 28,72 ku/ha.

Sehingga total produksi pada periode I ada 4.592 ton dan periode II 6.065 ton dengan luas panen masing-masing 1.802 hektar dan 2.200 hektar dan provitas 25,49 ku/ha dan 27,75 ku/ha.

Laporan: Robiah Adawiah

1
1