Kendari, Radarsultra.co – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 SMA Negeri 4 Kendari menjadi momentum bersejarah bagi sekolah tersebut setelah berhasil memecahkan Rekor Dunia-Indonesia Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di bidang literasi, Sabtu, (20/12/25).
Pencapaian ini diraih melalui kegiatan menulis massal yang melibatkan lebih dari 1.500 peserta yang terdiri atas siswa dan guru dalam satuan waktu yang ditetapkan. Para peserta menuliskan kisah perjalanan pendidikan serta harapan masa depan berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing.
Perayaan ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang memberikan apresiasi atas kontribusi SMAN 4 Kendari dalam mencetak prestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
“Sebagai Gubernur, saya bangga melihat perjalanan SMA Negeri 4 Kendari selama 50 tahun. Sekolah ini konsisten mencetak prestasi di bidang seni, olahraga, dan akademik,” kata Andi Sumangerukka.
Dalam kesempatan yang sama, Andi Sumangerukka juga mengukuhkan Andri Permana Diputra Abubakar beserta jajaran pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Kendari periode 2025–2028. Ia menilai kekuatan alumni menjadi modal strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya melihat para alumni yang dikukuhkan berasal dari berbagai profesi strategis. Untuk menyelesaikan persoalan daerah, tidak salah jika pemerintah bersinergi dengan ikatan kekeluargaan alumni seperti ini,” ujarnya.
Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, mengatakan prestasi tersebut menjadi kado istimewa di usia emas sekolah yang telah mendidik puluhan ribu lulusan selama lima dekade terakhir.
“Alhamdulillah, di usia 50 tahun ini kami bisa mempersembahkan capaian yang membanggakan. Rekor MURI ini melibatkan lebih dari 1.500 penulis dalam satu sekolah. Tulisan siswa berisi pengalaman dan harapan mereka, sehingga murni dan jauh dari plagiasi,” ujar Liyu.

Ia menyebutkan, sejak berdiri SMAN 4 Kendari telah melahirkan sekitar 29.800 alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor. Menurutnya, budaya literasi menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk karakter dan daya pikir siswa.
Selain kegiatan literasi, rangkaian perayaan HUT juga diisi dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen SMAN 4 Kendari dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.
“Kami ingin menumbuhkan kepedulian lingkungan kepada siswa dan alumni. Harapannya, mereka ikut berperan membangun daerah dan mencegah bencana alam, khususnya banjir,” tambahnya.
Gubernur juga berharap kekompakan alumni SMAN 4 Kendari dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun jejaring kolaboratif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Perayaan HUT ke-50 ini sekaligus menegaskan komitmen SMAN 4 Kendari untuk terus melahirkan generasi cerdas, unggul, berprestasi, dan berkarakter sejalan dengan visi Sulawesi Tenggara yang maju dan sejahtera.






