Kendari, Radarsultra.co.id – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yaitu Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022, Komandan Pangkalan TNI AL atau Danlanal Kendari, Letnan Kolonel (Letkol) laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari memberikan instruksi kepada seluruh anggotanya untuk bersedia didata dan menerima kedatangan petugas Regsosek dirumah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkannya usai didata oleh petugas Regsosek 2022 di Mako Lanal Kendari, Selasa, (25/10/2022).
“Secara institusi, jelas saya akan memberikan instruksi kepada seluruh anggota saya agar setiap ada petugas Regsosek yang datang, terima dan berikanlah data yang valid dan betul,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya pendataan Regsosek ini, pemerintah akan memiliki data masyarakat yang valid terkait pendidikan, jenis usaha, data kesehatan dan data lainnya sehingga ketika merencanakan pembangunan, semua data telah tersedia.
“Sehingga pemerintah lebih terbantu dan makin mudah melaksanakan programnya dan juga akan lebih tepat sasaran,” ungkap Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari.
Ditempat yang sama, Statistisi Ahli Madya BPS Sultra, Muh. Amin, menjelaskan agar masyarakat tidak perlu takut terkait data yang mereka akan berikan karena data tersebut dijamin kerahasiaannya dan telah dijamin oleh undang-undang.
“Jika ragu bisa minta identitas petugas yang datang serta surat tugasnya agar lebih yakin dan petugas kami juga telah berkoordinasi dengan RT/RW setempat sebelum melakukan pendataan”, jelasnya.
Selain itu, lanjut Muh. Amin, waktu kedatangan petugas untuk mendata dari rumah kerumah ini juga fleksibel dan bisa disesuaikan sehingga tidak akan banyak menyita waktu warga.
“Jadi jam kerja mereka itu fleksibel, bisa dari pagi atau jam istirahat, tergantung nanti masyarakat kapan bisa ditemui”, ungkapnya.
Untuk diketahui, mulai tanggal 15 Okt – 14 Nov 2022 BPS melaksanakan Pendataan Awal Regsosek di seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.
Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan.






