1

Dugaan Manipulasi Nilai Mahasiswa: Tutor Universitas Terbuka Kendari Ungkap Kejanggalan

Dugaan Manipulasi Nilai Mahasiswa Universitas Terbuka Kendari, Tutor: Saya Kaget dan Heran

Dugaan Manipulasi Nilai Mahasiswa: Tutor UT Kendari Ungkap Kejanggalan
1

Kendari, Radarsultra.co – Dugaan manipulasi nilai mahasiswa diduga terjadi di Universitas Terbuka (UT) Kendari.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang tutor Universitas Terbuka Kendari inisial RS kepada media.

1

RS mengungkapkan keheranannya saat mengetahui nilai mahasiswanya diduga diubah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya kaget kenapa ada pergantian nilai, setelah saya upload melalui platform Learning Management System (LMS) aplikasi khusus milik Universitas Terbuka (UT) ini kok berubah, sedangkan nilai yang telah diinput itu sudah tidak ada perubahan sama sekali,” jelasnya saat memberikan keterangan, Selasa, (3/10/2023) malam.

“Karena janggal saya langsung konfirmasi ke pihak UT Kendari, lalu disarankan untuk membuat aduan dengan menyertakan bukti,” lanjutnya.

Dikatakannya, untuk mengupload nilai mahasiswa melalui aplikasi khusus Universitas Terbuka Kendari, setiap tutor telah diberikan kode aksesnya berupa kata sandi.

BACA JUGA :  Buka Festival Bulutangkis antar SD dan SMP, Wali Kota Kendari: Kedepankan Sportivitas

“Akan tetapi setelah saya cek kembali ada perubahan nilai yang tidak sesuai dengan hasil penilaian saya sebagai tutor yang memang bertanggungjawab penuh atas nilai mahasiswa yang diubah,” tambahnya.

Mengetahui kejanggalan tersebut, RS segera mengonfirmasi ke pihak UT Kendari dan diberi saran untuk membuat aduan dengan menyertakan bukti.

“Setelah laporan saya diterima, kemudian tim investigasi Universitas Terbuka Pusat turun dan menemukan fakta bahwasanya memang ada yang sengaja mengubah nilai mahasiswa saya,” jelasnya.

“Pada dasarnya akan ketahuan oleh UT Pusat jika ada yang mengakses aplikasi untuk mengganti nilai mahasiswa seperti asal daerah, Internet Protocol addres (IP), dan menggunakan perangkat apa, laptop, handphone dan lainnya,” bebernya.

BACA JUGA :  Selaraskankan Program Kerja, Pemkot Kendari Gelar Forum OPD

RS merasa menjadi korban menyatakan bahwa pihak Universitas Terbuka (UT) Pusat telah melakukan pemeriksaan yang cermat terhadap peristiwa tersebut.

RS menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan mencocokan data, termasuk rekam jejak digital seperti log masuk laptop, ID yang digunakan, dan jenis akun yang terlibat.

“Saya juga diperiksa oleh tim Universitas Terbuka (UT) Pusat. Pemeriksaan saya hanya mau mencocokan data saya, karena rekam jejak digitalnya ada semua termasuk laptop yang login, id yang login, gunakan akun apa pasti ketahuan jadi hanya mereka cocokan saja, setelah itu pihak UT Pusat yang tindaklanjuti,” pungkasnya.*

1
1