Kendari, Radarsultra.co.id– Kasus dugaan kekerasan (Pencekikan, red) yang terjadi di jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB ) Universitas Haluoleo oleh sekretaris jurusan (Sekjur) Akutansi Safaruddin SE.,M.SA.,Ak kepada salah satu mahasiswa Muhammad Firdaus.
Menurut Rahmat sebagai saksi mata bahwa kejadian tersebut tidak mengandung unsur pencekikan dan pemukulan.
Seorang saksi mata, Rahmat mengatakan kejadian tersebut terjadi di Aula Akutansi pada hari Kamis (27/4) sekitar pukul 10.00 WITA, yang pada saat itu sedang diadakan Rapat Umum Luar Biasa Himpunan Mahasiswa Jurusan Akutansi.
“Pada awal proses rapat tersebut berlangsung Muhammad Firdaus mempertanyakan legalitas kegiatan tersebut, yang notabene telah sah berdasarkan Surat Keputusan Wakil Rektor III UHO, sanggahan tersebut langsung di lontarkan oleh Firdaus kepada Tuti Darmawati selaku ketua jurusan yang membuka kegiatan hingga memicu kegaduhan dalam ruangan yang menyebabkan jalannya kegiatan tersebut terhambat,” ungkap Rahmat selaku saksi mata sekaligus salah satu yang mencalon sebagai ketua HMJ, Rabu (4/5/2017).
Ia menambahkan, saat kegaduhan berlangsung ketua Jurusan Tuti Darmawati memilki kegiatan di luar kota dan segera berpindah tempat menuju bandara, dan mengarahkan Sekjur Safaruddin untuk naik ke ruangan meninjau kegiatan.
“Beberapa saat kemudian sekretaris jurusan naik ke ruangan dan melihat kegiatan tersebut berlangsung sebagai mana mestinya, yang kemudian memberikan nasehat dan pemahaman kepada Firdaus dan mengajak untuk melihat mengenai legalitas Surat Keputusan di ruangannya. Namun Firdaus menolak ajakan dan tetap berada di dalam ruangan. Karena kejadian tersebut menghambat jalannya kegiatan, sehingga Safaruddin mendorong Firdaus keluar dari aula Akutansi,” tambahnya.
Kemudian perlakuan tersebut membuat Firdaus memberontak, namun panitia pelaksana kegiatan menahan dan membawa Firdaus ke luar ruangan dan turun ke bawah.
Kemudian kegiatan tersebut kembali di lanjutkan sesuai kesepakatan seluruh mahasiswa yang berada di ruangan Aula Akutansi.
Sejumlah mahasiswa selaku panitia pelaksana kegiatan menegaskan bahwa tidak ada kejadian pencekikan dan pemukulan terhadap Firdaus oleh Safaruddin selaku sekjur Akutansi.
Sementara itu, Humas Universitas Haluoleo ( UHO) Maulid mengatakan beberapa waktu lalu sempat ada demo dari mahasiswa terkait hal tersebut meminta untuk diberikan sanksi kepada sekjur Akutansi.
“Tidak bisa diproses kalau hanya demo, kalau ada bukti dipersilahkan untuk melapor di kode etik. Sekarang sudah diserahkan kepada WD III FEB untuk melakukan mediasi,” jelasnya.(B)






