1

Dilindas Excavator, Kaki Karyawan PT. SHES Diamputasi

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Kecelakaan kerja kembali terjadi di salah satu perusahaan produksi tambang nickel di Sulawesi Tenggara (Sultra). Refly A. Salainti (43) seorang karyawan PT. Sukses Harmoni Energi Sejati (SHES) harus kehilangan kedua kakinya setelah terlindas Excavator.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radarsultra.co.id, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA dinihari, Senin, (5/11/2018), pada saat itu, Refli yang bertugas sebagai pengawas di Jeti Morosi milik PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) sedang melakukan pengawasan terhadap ore nickel di pelabuhan Jeti, namun naas, disaat yang sama, kedua kaki Refli terlindas alat berat Excavator yang sedang beroperasi.

1

Saat ini Refli sudah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari untuk mendapatkan tindakan medis.

BACA JUGA :  Pemkab Konawe Selatan Matangkan Persiapan Idul Fitri dan Bahas Program Strategis dalam Rakor Forkopimda

Humas RS. Bahteramas Kendari, Masita mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan medis sejak pasien didatangkan ke rumah sakit terbesar di Sultra itu.

“Kondisi korban saat ini masih dalam keadaan sadar. Sejak pasien didatangkan, dokter sudah melakukan beberapa tindakan medis dan pasien akan segera dioperasi, diamputasi,” kata Masita saat ditemui di IGD RS. Bahteramas Kendari, Senin, (5/11/18).

BACA JUGA :  Kepala BPSDM Provinsi Sultra Buka Orientasi Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Konut, dan Butur Angkatan IV Tahun 2024

Sebelumnya, Masita mengatakan pihak RS sempat mengalami kesulitan untuk menindaki pasien dikarenakan keluarga pasien yang susah dihubungi untuk dimintai persetujuan operasi.

“Pihak rumah sakit sempat kesulitan karena menunggu persetujuan dari keluarga pasien yang ada di Kalimantan sementara pasien ini harus segera dioperasi, tapi akhirnya sekitar pukul 12.00 wita tadi kami sudah mendapat persetujuan dari keluarga pasien yaitu anaknya,” lanjutnya.

Saat berita ini diterbitkan, Korban sedang menjalani operasi di ruang operasi RS. Bahteramas dan tampak beberapa rekan korban menunggu di depan ruang operasi.

1
1