1

Di Agenda Studi Banding, Pemkot Kendari Paparkan Rencana Pengembangan Wisata Daerah

1

Kendari, radarsultra.co.id-Dalam agenda studi banding antara Pemerintah Kota Lumajang dan Pemerintah Kota Kendari, Selasa (16/5), Sekretaris Kota Kendari Alamsyah Latunoni, memaparkan rencana pengembangan kawasan wisata daerah berbasis Green and Smart City.

Dikatakan, pembangunan kawasan wisata ini akan disertai dengan jasa pendukung lainnya seperti fasilitas perhotelan dan sarana pendukung lainnya.

1

“Saat ini Pemerintah kita terus berbenah mengembangkan sector pariwisata kita, termasuk sarana pendukungnya, destinasi wisata hutan lindung saat ini sudah direalisasikan lewat pembangunan kebun raya Nanga-nanga, kemudian kawasan wisata tracking mangrove juga menjadi solusi meningkatkan PAD daerah kita, semuanya berbasis  Green and Smart City,” jelas Alamsyah.

BACA JUGA :  Bulan Puasa Volume Sampah di TPAS Puuwatu Meningkat

Lebih lanjut dirinya menambahkan, bahwa saat ini Pemerintah Kota Kendari juga tengah membahas rencana pembangunan wisata Aquarium yang akan dibangun di area Teluk Kendari. Namun, rencana tersebut masih akan di kaji lagi, termasuk pembiayaan dan anggaran yang akan menelan biaya yang cukup besar.

“Saat ini kawasan wisata kita masih akan terus kita kembangkan, termasuk rencana pembangunan Aquarium di kawasan teluk Kendari. Untuk bisa sampai ke tahap itu, kami masih membahas anggaran ataupun biaya pembangunan yang tidak sedikit, agar berbanding lurus dengan sumber pendapatan daerah kita nantinya” tutupnya.

BACA JUGA :  Kasus Ileggal Logging, 200 Kubik Berhasil Diamankan Aparat

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Lumajang, Jawa Timur kini tengah melakukan kunjungan di Kota Kendari guna studi banding dengan fokus utama kepada sektor pengembangan pariwisata daerah.

Daerah Lumajang sendiri dikenal dengan wisata alam gunung Semeru, sementara Kota Kendari saat ini juga tengah fokus mengembangkan fasilitas wisata di beberapa titik termasuk wisata Tracking Mangrove, pengembangan kawasan kebun raya Nanga-nanga, serta kawasan wisata lainnya.

1
1