1

BPK Sultra Goes to School di Baubau Ajak Generasi Muda Awasi Uang Negara Sejak Dini

BPK Sultra Goes to School di Baubau Ajak Generasi Muda Awasi Uang Negara Sejak Dini
1

Baubau, Radarsultra.co – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara memadukan edukasi pengawasan keuangan negara dengan aksi pelestarian lingkungan melalui program BPK Aleongi Sekolah atau BPK Goes to School di Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

Kegiatan yang berlangsung 5–8 Agustus 2025 ini menyasar SMA Negeri 1 Baubau, SMKN 1 Baubau, dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.

1

Selain memberikan sosialisasi kepada pelajar dan mahasiswa, BPK Sultra turut melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan wisata Pantai Kasosona, Desa Holimombo, Kecamatan Pasarwajo, Buton.

Kepala BPK Perwakilan Sultra, Dr. Dadek Nandemar, SE, MIT, Ak, CSFA, CA, CFE, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pengawasan keuangan negara sejak dini.

“Dalam APBD terdapat berbagai bantuan seperti bansos, beasiswa, hingga program bantuan lainnya. Jika tidak diperiksa, rawan disalurkan hanya kepada kerabat atau kelompok tertentu, padahal ada masyarakat lain yang lebih berhak,” ujar Dr. Dadek Nandemar, Jumat (8/7/2025).

BACA JUGA :  Dalam Waktu Tiga Jam, Tiga Perampok di Butur Berhasil Ditangkap

Menurut Dadek, pemahaman mengenai pengelolaan dana negara tidak hanya relevan bagi mereka yang kelak berkarier di sektor pemerintahan, tetapi juga bermanfaat untuk semua profesi.

“Sejak usia sekolah, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa uang negara menyentuh semua aspek kehidupan. Nanti, ketika mereka menjadi petani, pedagang, ASN, atau guru, mereka akan sadar pentingnya mengelola dana tersebut dengan baik dan memberi informasi jika ada penyimpangan,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa edukasi ini juga merupakan bagian dari persiapan menuju bonus demografi 2030, saat generasi emas diharapkan mampu memahami dan mendukung tata kelola negara yang baik.

BACA JUGA :  Jika Terpilih Sebagai Gubernur Sultra, ASR-Hugua Bakal Tingkatkan Pengelolaan SDA di Bau-Bau

Plt Kepala SMAN 1 Baubau, LM. Syahrir, menyambut baik program ini, terlebih sekolahnya memiliki nilai sejarah tersendiri.

“Kami bangga SMAN 1 Baubau terpilih. Sekolah ini punya nilai sejarah, karena setelah Kesultanan Buton bergabung dengan Indonesia, SMAN 1 Baubau adalah sekolah pertama yang dibangun. Peletakan batu pertamanya dilakukan langsung oleh Sultan Buton,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini memotivasi siswa untuk tumbuh dengan integritas, sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan, sebagaimana dilakukan BPK Sultra melalui penanaman mangrove.

Di SMAN 1 Baubau, BPK Goes to School diisi dengan pemaparan materi mengenai peran BPK, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara langsung.**

1
1