Kendari, Radarsultra.co.id – Sebagai penyedia benih tanaman pangan di Sultra, Balai Pengembangan Benih Tanaman Pangan (BPBTP) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra tahun 2016 berhasil menyumbang retribusi sebesar Rp1.003.405.000.
Kepala Distanak Sultra Muhammad Nasir mengatakan, pencapaian tersebut melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp1 miliar.
“Target PAD 2016 BPBTP sendiri sebesar Rp1 miliar. Tetapi faktanya, ada peningkatan jumlah PAD sebesar Rp3.405.000,” kata Nasir, Jumat (14/9/2018).
PAD tersebut, lanjutnya, bahkan menjadi penyumbang terbesar untuk PAD Distanak Sultra tahun 2016.
“Perolehan dari penjualan benih tanaman pangan seperti benih padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dll,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nasir menjelaskan, BPBTP merupakan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Distanak Sultra yang memiliki tugas mengembangkan dan melayani penyediaan benih tanaman pangan yang unggul, berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan bagi petani.
Sebagai informasi, secara keseluruhan perolehan PAD Distanak Sultra pada tahun 2016 yakni sebesar Rp1.110.629.200. Dimana perolehan tersebut berasal Enam UPTD Distanak Sultra, dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi penjualan produksi usaha daerah, dan retribusi sewa rumah dinas.
Laporan: Benny Laponangi






