Karawang, Radarsultra.co – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan membangun rumah semai bibit mangrove serta menanam 15.000 bibit mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari, Kabupaten Karawang. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Penanaman mangrove dilakukan menggunakan dua jenis tanaman, yakni bakau (Rhizophora sp.) dan api-api (Avicennia sp.). Selain memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim, vegetasi mangrove juga berfungsi sebagai benteng alami untuk menjaga keseimbangan ekosistem pantai.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, AHM turut membangun gerbang landmark Ekowisata Mangrove Tambaksari serta papan edukasi mengenai mangrove. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat identitas kawasan sebagai pusat konservasi, lokasi pembibitan mangrove, sekaligus sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dan wisatawan.
Pengembangan kawasan ini juga diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru melalui meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan tanpa mengesampingkan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Desa Tambaksari, Katam, mengapresiasi konsistensi AHM dalam mendukung pelestarian kawasan mangrove yang selama ini telah memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat.
“Menjaga kawasan mangrove adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran perusahaan yang peduli terhadap lingkungan pesisir menjadi modal penting untuk memastikan kawasan ini tetap lestari sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari dapat terus tumbuh sebagai kawasan konservasi yang membanggakan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Karawang,” ujar Katam.
Program tersebut melibatkan lebih dari 80 peserta yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Karawang, pemerintah kecamatan dan desa, sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, serta karyawan AHM yang tergabung dalam Synergy Content Creator Squad (SC Squad). Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri dalam memperkuat pelestarian lingkungan pesisir.
Salah seorang peserta, Naysilla Nurfadillah, siswa SMAN 2 Cikampek, mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui kegiatan penanaman mangrove tersebut.
“Menanam mangrove hari ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi langkah kecil untuk menjaga lingkungan sekaligus menginspirasi generasi muda agar semakin peduli terhadap alam,” katanya.
Program ini merupakan kelanjutan rehabilitasi mangrove yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. AHM kini melengkapi rantai konservasi mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga pemberdayaan masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 21.400 pohon mangrove telah tumbuh di Kawasan Ekowisata Mangrove Tambaksari sebagai benteng alami yang menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Menurutnya, kawasan konservasi yang terjaga dapat berkembang menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.
“Kawasan wisata yang lestari tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga mampu menciptakan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Karena itu, kami tidak hanya melanjutkan rehabilitasi mangrove, tetapi juga memperkuat pengembangan kawasan melalui sarana konservasi dan edukasi. Kami berharap Ekowisata Mangrove Tambaksari terus berkembang sebagai kawasan konservasi, pusat pembelajaran lingkungan, sekaligus destinasi wisata yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Muhibbuddin.
Sejak 2012, AHM secara konsisten menjalankan berbagai program konservasi dan penghijauan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.






