Kendari, Radarsultra.co – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tenggara kembali menyelenggarakan kegiatan Assessment Center (Kalibrasi) Tahap II Gelombang ke-1 Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan ini ditujukan bagi para pejabat Kapolsek di jajaran Polda Sultra dan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 14–16 April 2025, di Ruang Assessment Bagbinkar Ro SDM Polda Sultra.
Kegiatan assessment yang dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini diikuti oleh 37 peserta dan melibatkan para asesor yang telah ditunjuk.
Pelaksanaan dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., serta Kabagbinkar Ro SDM, AKBP Wisnu Wibowo, S.I.K., M.Si., dan pelaksana utama oleh Kasubbagkompeten, Kompol Adeng Supriatna, S.H., M.M.
“Assessment ini merupakan upaya kami untuk memastikan setiap pejabat Kapolsek memiliki kemampuan manajerial yang sesuai dengan standar kompetensi jabatan,” ujar Kombes Pol. Arief Fitrianto dalam keterangannya.
Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan absensi peserta dan dilanjutkan dengan sosialisasi Assessment Center yang disampaikan oleh Kompol Adeng Supriatna.
Setelah itu, peserta menjalani sejumlah tahapan penilaian seperti INTRAY (Computer Assisted Test), Behavioral Event Interview (BEI), Leaderless Group Discussion (LGD), serta tes Psikometri (CAT).
Hari kedua difokuskan pada kelanjutan diskusi kelompok LGD dan wawancara BEI.
Sementara pada hari ketiga, peserta menerima sesi feedback secara individual terkait hasil assessment yang telah mereka jalani.
Kegiatan ditutup dengan penyampaian laporan hasil kepada pimpinan sebagai penanggung jawab kegiatan.
“Proses assessment ini bukan hanya sebagai alat ukur kompetensi, tetapi juga wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas,” jelas Kompol Adeng Supriatna.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Hal ini mencerminkan semangat kerja Biro SDM Polda Sultra yang menjunjung tinggi nilai-nilai 5S: Soliditas, Smart, Sinergitas, Speed, dan Strong Leader.
Dengan assessment ini, diharapkan para Kapolsek dapat menjalankan tugas secara Presisi: prediktif, responsif, dan transparan berkeadilan.**






