1

3.181 Hektar Lahan Padi di Sultra Puso

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Seluas 3.181 hektar lahan padi sawah dan ladang di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami puso atau gagal panen. Angka ini merupakan total dari Januari-Agustus 2018.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra menunjukkan luas lahan yang puso ini tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten/kota penghasil padi di Bumi Anoa.

Untuk luas tanam sendiri dari Januari-Agustus 2018 sebesar 150.568 hektar. Kabupaten Konawe menjadi daerah dengan luas lahan yang gagal panen yakni 1.370 hektar dari luas tanam 42.330 hektar.

Kemudian, Konawe Selatan (Konsel) 771 hektar dari luas tanam 34.926 hektar dan Konawe Utara (Konut) 666 hektar dari luas tanam 3.652 hektar.

BACA JUGA :  Distanak Sultra Sebut Komoditi Kedelai Masih Sulit Dikembangkan

Penyebab terjadi gagal panen ini akibat cuaca yang kurang bersahabat yakni akibat banjir yang melanda ketiga kabupaten tersebut. Selain itu akibat hama dan kekeringan juga menjadi penyebab lain terjadinya gagal panen.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Distanak Provinsi Sultra Suryati Raeba mengatakan, pihaknya sendiri sudah memberikan sosialisasi kepada para petani padi untuk memanfaatkan fasilitas asuransi petani, sehingga ketika terjadi gagal panen kerugian petani dapat ditanggulangi.

BACA JUGA :  Aktualności Szybkie Zabawy Cieszą Się Coraz Większą

Sementara itu, Kepala Distanak Sultra Muhammad Nasir menjelaskan, kesadaran petani untuk menjadi peserta asuransi masih kurang, akibat kurangnya pemahaman tentang asuransi.

“Olehnya kami terus mensosialisasikan ini kepada petani, dan begitu pula penyedia asuransi pun terus mengedukasi petani kita,” kata Nasir, Selasa (20/11/2018).

Pada periode Januari-April 2018 luas lahan padi yang mengalami gagal panen ada 353 hektar dari luas tanam 81.116 hektar serta periode Mei-Agustus dari total lahan tanam 69.452 hektar ada 2.646 hektar yang gagal panen.

Laporan: Robiah Adawiah

1
1