Kendari, Radarsultra.co.id-Sebanyak 280 siswa/siswi SMPN 1 Kendari laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang terbagi dalam tiga sesi.
“Hari ini merupakan hari pertama ujian nasional yang kebetulan SMPN 1 Kendari menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan UNBK. Dan ini merupakan tahun ke – tiga yang insyaAllah tahun-tahun sebelumnya sudah memberikan keyakinan kepada guru dan siswa kami yang menajdi motivasi kesiapan,” ungkap kepala sekolah SMPN 1 Kendari Mahdin, Selasa (2/4/2017).
Adapun yang menjadi salah satu kekawathiran yaitu bagaimana kestabilan listrik. Dan hal itu sudah kami tanggulangi dengan menyurat ke PLN.
“di samping dinas yang bersurat kepada kepala PLN, kami pihak sekolah juga melakukan koordinasi kepada pihak PLN, agar selama ujian berlangsung disekitar SMPN 1 Kendari tidak ada pemadaman. Dan pengalaman untuk tahun-tahun sebelumnya, alhamdulillah tidak pernah ada masalah listrik di jalur ini,” katanya
Untuk tahun ini, ada kekawatiran sebab pelaksana UNBK bukan hanya di SMPN 1 Kendari, melainkan tersebar di sembilan sekolah lainnya di kota Kendari. Saya kira PLN juga akan kerepotan mengaturnya, semoga tidak ada jadwal perbaikan-perbaikan yang menuntut adanya pemadaman secara bergilir sehingga pelaksanana UNBK kota Kendari bisa berjalan lancar.
“Untuk jumlah peserta ujian sebanyak 280 orang, dengan jumlah sekitar 100 unit yaitu terdiri dari laptop dan komputer. Dan smpn 1 kendari menggunakan 3 server serta wifi serap optik, sehingga kemungkinan adanya masalah kecil sekalih kecauli listrik yang mati” tambah Paruddin, selaku ketua proctor utama Sultra.
Di tanyai mengenai bahwa UN bukan lagi penentu kelulusan, Kepala sekolah SMPN 1 Kendari mengatakan bahwa untuk menjaga semangat siswa/siswinya selalu mengingatkan bahwa bukan menjadi penentu kelulusan tetapi menjadi salah satu penunjang penentu masuk ke SMA.
“jadi dari jauh-jauh kami tekankan bahwa mau lulus dari SMP tetapi susah masuk ke SMA atau mau lulus dan juga masuk ke SMA sesuai keinginan, sehingga persiapan jauh-jauh hari kita sudah mengadakan les, dan lainnya dengan belajar di rumah masing-masing,” jelasnya.(B)






