1

13 Kabupaten Ini Miliki Produksi Padi Terbesar di Sultra

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Sebanyak 13 kabupaten yang memiliki total produksi padi sawah dan ladang terbesar pada periode I yakni Konawe, Kolaka, Konawe Selatan (Konsel), Bombana, Kolaka Utara (Kolut), Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim), Muna Barat (Mubar), Buton, Muna, Buton Utara (Butur), Kendari dan Baubau.

Total produksi padi sawah dan ladang di Sulawesi Tenggara (Sultra) periode I (Januari-April) 2018 hingga periode II (Mei-Agustus) tahun 2018 mencapai 460.516 ton.

1

Berdasarkan data angka ramalan (aram) II Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, total produksi padi periode Januari-April 2018 mencapai 172.668 ton dan periode Mei-Agustus 2018 mencapai 287.848 ton.

Sebanyak 13 kabupaten yang memiliki total produksi padi sawah dan ladang terbesar pada periode I yakni Konawe 61.595 ton dan periode II 88.779 ton. Kolaka periode I 37.108 ton dan periode II 23.249 ton, kemudian Konawe Selatan (Konsel) periode I 15.218 ton dan periode II 52.420 ton.

BACA JUGA :  Exactly who Else Would like to Learn Regarding Business?

Bombana total produksi pada periode I mencapai 22.835 ton dan periode II 39.852 ton, Kolaka Utara (Kolut) periode I 4.255 ton dan periode II 6.077 ton, Konawe Utara (Konut) periode I 2.244 ton dan periode II 4.320 ton, Kolaka Timur (Koltim) periode I 19.455 ton dan periode II 54.703 ton.

Muna Barat (Mubar) periode I 1.654 ton dan Periode II 567 ton, Buton periode I 3.745 ton dan periode II 3.566 ton, Muna periode I 1.810 ton dan periode II 455 ton, Buton Utara (Butur) periode I 720 ton dan periode II 6.853, Kendari periode I 700 ton dan periode II 2.187 ton dan Baubau periode I 878 ton dan periode II 3.927 ton.

BACA JUGA :  Distanak Minta Pemda Perhatikan Komoditi Unggulan Daerahnya

Sehingga total produksi masing-masing kabupaten/kota dari periode I dan II yakni Konawe 150.374 ton, Kolaka 60.357 ton, Konsel 67.638 ton, Bombana 62.687 ton, Kolut 10.332 ton, Konut 6.564 ton, Koltim 74.158 ton.

Selanjutnya, Mubar 2.221 ton, Buton 7.311 ton, Muna 2.265 ton, Butur 7.573 ton, Kota Kendari 2.887 ton dan Baubau 4.805 ton.

Laporan: Robiah Adawiah

1
1