Jakarta, Radarsultra.co – Otoritas Misi Pemeliharaan Perdamaian United Nations Mission in South Sudan (UNMISS) mengakui kontribusi signifikan dari 33 personel Polri yang bertugas sebagai Individual Police Officer (IPO).
Kadiv Hubinter Irjen. Pol. Krisna Murti dan empat delegasi menerima penghargaan ini dan disaksikan oleh Senior Liaison Officer pada perwakilan Indonesia untuk PBB.
Dalam penghargaannya, Police Commissioner Christina Fossen menyatakan pengakuan atas prestasi dan kinerja personel Polri di daerah misi sangat mempengaruhi kontribusi mereka bagi UNMISS.
“Seluruh UNPOL Indonesia pada UNMISS telah memberikan kontribusi nyata,” ungkapnya dalam sambutan di Payam UN House, Juba Sudan Selatan, Rabu (31/1/2024) waktu setempat.
Menurutnya, pencapaian UNPOL Indonesia bagi UNMISS cukup krusial, baik pada bidang admisitrati, pengembangan kapasitas terutama pada bidang operasional, seperti persiapan UNMISS mendukung pemilu yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Sudan Selatan.
Ia juga menegaskan bahwa kontribusi UNPOL Indonesia memiliki dampak krusial, termasuk dukungan dalam persiapan UNMISS untuk pemilu di Sudan Selatan.
Personel Polri terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari menjadi tester bagi calon peacekeepers hingga memimpin operasi cordon and search.
Ia juga berpendapat bahwa, prestasi personel Polri tidak hanya terlihat di lapangan, melainkan juga dalam perencanaan, operasi misi, pengembangan kapasitas kepolisian lokal, audit internal, dan manajemen sumber daya manusia.
Ia juga mengapresiasi kesetaraan gender dalam pengiriman personel Polri sebagai IPO di misi pemeliharaan perdamaian PBB.
Kadivhubinter Polri, Irjen. Pol. Krisna Murti, menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Misi atas penghargaan ini.
Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB, yang diwujudkan melalui persiapan personel sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.
“Komitmen Indonesia dalam berkontribusi pada Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB sangat serius dan mempersiapkan personel sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di misi,” ungkap Kadiv Hubinter.*






