1

Setinggi Apapun Karir, Rumah Tangga Prioritas

Radarsultra.co.id
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Asnawati
1

PROFIL TOKOH BAGIAN-2

Ir. Asnawati, MSP

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Di kantor Distanak Sultra, menurut Asnawati, tidak ada hari libur dan tanggal merah, setiap pekerjaan harus segera tuntas, tetapi semua merasa enjoy karena kondisi kantor membuat semua terbiasa tidak pulang kalau pekerjaan belum tuntas.

“Saya merasa kantor ini menjadi rumah kedua saya, karena adem, bersih dan tim work juga kompak. Semua lebih banyak di kantor daripada di rumah, karena saya menikmati. Sekdis itu harus paling pertama datang dan paling terakhir pulang. Dari urusan AC sampai urusan WC,” bebernya sembari tersenyum.

Selain memegang jabatan sebagai Sekretaris Distanak Sultra, Ia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Distanak Sultra.

Meski sangat sibuk dengan urusan kantornya, Asnawati masih memberikan perhatian besar bagi rumah tangganya. Menikah dengan Mahaludin, S.Pd, pasangan bahagia ini dikaruniai seorang putra bernama Muhammad Arjun Gunawan. Ia kini kuliah di UHO Jurusan Peternakan, karena senang dengan binatang dan alam.

BACA JUGA :  PAD Layanan Keswan Lampaui Target

Suami Asnawati dipercaya menjadi wakil rakyat di Wakatobi dari Partai Demokrat. Sehingga harus bolak balik Kendari-Wakatobi karena memiliki dua rumah. Rumah di Kota Kendari berada di Jalan Wayong I Puncak No 16.

“Kami sangat mengerti kesibukan masing-masing. Suami mengerti kalau saya ASN harus disiplin, sementara suami sebagai wakil rakyat Wakatobi juga tetap menyesuaikan dengan waktu saya. Kalau ke jakarta, pasti sempatkan singgah di Kendari,” ujarnya.

Sebagai wanita, setinggi apapun karir, harus tetap menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga mengurus anak dan suami. Bagi Asnawati, sekalipun ada emansipasi wanita, sebagai ibu rumah tangga ia wajib menjalankan tugasnya dengan baik. Rumah tangga tetap harus perioritas. Artinya seimbang antara rumah tangga dan karir.

Sebagai ASN dan ibu rumah tangga, semua berjalan dengan baik. Harus cerdas membagi waktu agar rumah tangga tetap harmonis. Setahun ke depan, Asnawati akan pensiun dan akan menikmati masa pensiun dengan menjadi ibu rumah tangga seutuhnya.

BACA JUGA :  Akhir Tahun, BPPT Tetap Optimis Capai Target PAD 2018

Asnawati menyelesaikan pendidikan dasar di SD Ambeua I Kaledupa, SMP Negeri I Kaledupa, dan SMA Negeri I Baubau. Pendidikan tinggi ia selesaikan di Fakultas Pertanian UHO tahun 1986. Jenjang magister ia selesaikan pada Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota ITB Bandung tahun 1998.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain, Program Perencanaan Nasional oleh LPEM FE Universitas Indonesia, Teknik Manajemen Perencanaan Pembangaunan di Unhas, PMS (Project Management System) Diklatwil Ujung Pandang, dan Amdal A di UHO.

Karir birokrasi Asnawati cukup panjang. Sebelum di Distanak ia pernah bekerja di Bappeda Sultra, dan Dinas ESDM Sultra. Maka tak heran bila wanita berdedikasi tinggi ini mendapat penghargaan Setya Lencana 10 tahun dan 20 tahun dari Presiden RI. (Selesai)

1
1