1

Rembuk UMKM, Kolaborasi Kemenparekraf dan PT Vale Untuk Akselerasi Pelaku UMKM

Ketgam: Kegiatan Rembuk Kampung yang digelar PT Vale berkolaborasi dengan Kemenparekraf RI
1

Luwu Timur, Radarsultra.co – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ikut berkolaborasi pada program Rembuk UMKM, yang sebelumnya telah dijalankan oleh PT Vale bersama para mitranya.

Dalam kegiatan ini, Kemenparekraf juga memberikan motivasi dan pelatihan kepada kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Vale. Kegiatan berlangsung Kamis (2/3/2023) di ruang serbaguna Otuno, Sorowako.

1

Direktur External PT Vale Indonesia, Endra Kusuma mengatakan, kegiatan ini sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai PT Vale, yaitu hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik, bersama.

“Salah satu tujuan dari program kami adalah kemandirian ekonomi. Tujuannya agar pada saat PT Vale sudah tidak ada, masyarakat sudah sejahtera atau mandiri. Karena kita tahu SDA akan habis, sementara SDM tidak akan habis, malahan akan tumbuh dan berkembang,” kata Endra.

Sementara itu, Ketua Pokja Desa Kreatif Kemenparekraf Romi Astuti mengatakan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mampu menjadi akselerator untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Luwu Timur (Lutim, khususnya untuk mendorong lahirnya UMKM dengan produk dan brand sendiri.

BACA JUGA :  Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Indonesia AI Day 2024 untuk Memberdayakan Indonesia Menuju Kedaulatan AI

“Selama ini PT Vale sering melakukan pelatihan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Lutim, tapi ini masih pada level UMKM. Saya percaya PT Vale mampu berkontribusi lebih dari itu, mengakselerasi kenaikan kelas pelaku UMKM menjadi sebuah perusahaan yang memiliki produk yang unggul sebagai sebuah brand sendiri,” ujar Romi.

Untuk mewujudkan itu, Kemenparekraf mengusulkan agar PT Vale menyusun strategi pengembangan untuk 104 pelaku UMKM binaannya, dimulai dengan memetakan pelaku UMKM yang sudah mandiri, menengah dan pemula. Menurutnya pelaku UMKM yang sudah mandiri harus segera dibangunkan brand sendiri.

“Sementara, pelaku UMKM yang masih pada level menengah dan pemula, terus dilakukan pembinaan, agar bisa menjadi pelaku UMKM yang mandiri. Selain itu, PT Vale juga bisa membantu menyediakan alat pengemasan di Lutim, agar pelaku UMKM bisa menekan biaya pengemasan dan meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Penjual Buah-buahan dan Perabot asal Gowa Berhasil Menangkan Grand Prize 1 Unit Toyota Hilux Rangga

Salah satu pelaku UMKM Rosa Nurdianti yang sudah tiga tahun terdaftar sebagai pelaku UMKM binaan PT Vale, merasakan manfaat yang besar setelah dibina oleh PT Vale. Dirinya menceritakan bahwa awal mula menggeluti dunia UMKM, sangat canggung dan tidak percaya diri untuk memasarkan produknya.

“Tetapi PT Vale hadir memberikan motivasi, mengajarkan cara-cara untuk memasarkan produk hingga memberikan pelatihan. Saya pun semakin percaya diri untuk terus membuat produk dan memasarkannya,” katanya.

Usaha Rosa terus berkembang hingga mencapai omset Rp20 juta per bulan saat ini, dengan dua orang karyawan yang mendukung produksinya.

“Pendampingan PT Vale tidak hanya sampai di situ, PT Vale juga membantu mendaftarkan produk saya ke BPOM,” ujarnya.

1
1