Kendari, Radarsultra.co.id – Ayoklik.com merupakan salah satu online shop e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai penyedia kebutuhan IT dan aksesoris lainnya bagi pemerintah dan swasta telah launching di Swiss Bel Hotel Kendari, Selasa (18/7/2017).
Online store Ayoklik.com tumbuh dan berkembang di bawah naungan PT Air Mas Perkasa. Sejak 1 Januari 2016 secara resmi ikut serta mendukung kebijakan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui e-katalog.
General Manager Ayoklik.com Rudi Hartono mengatakan guna mensosialisasikan ayoklik.com kepada pengguna e-katalog di seluruh Indonesia maka sejak September 2016, pihaknya gencar mengadakan roadshow di 33 provinsi di Indonesia.
“Roadshow yang dilaksanakan merupakan launching Ayoklik.com untuk mensosialisasikan kepada pengguna e-katalog yang dihadiri ratusan orang dari masing-masing instansi pemerintah provinsi dan daerah,” kata Rudi.
Rudi juga memastikan semua produk yang disupply ayoklik.com merupakan barang yang langsung dipesan dari prinsipal resmi di Indonesia, diantaranya brand-brand besar kelas dunia seperti merk Hp, Brother, Panasonic, Epson, Canon, Microsoft, Cisco, Fujitsu, Lenovo, Dell, Asus, Samsung, Fuji xerox dan Acer.
“Ayoklik.com juga memiliki layanan untuk mengecek status pembelian, cukul dengan memasukkan kode pembelian, pembeli dapat memantau posisi barang yang diorder,” jelasnya.
“Dengan didukung tim tenaga ahli yang handal, seperti tim web developer yang bertugas mengupdate produk terbaru di web, tim design bertugas mendesign tampilan gambar produk sehingga lebih mudah dalam pencarian produk dan tim online sales akan melayani pelanggan dengan ramah dalam memberikan penjelasan secara detail, Ayoklik.com berani bersaing dengan kompetitor,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Sekertaris Daerah Kota Kendari, Alamsyah Lotunani mendukung hadirnya Ayoklik.com yang merupakan instrumen tepat untuk pengadaan barang dan jasa karena sifatnya lebih transparan, efisien dan akuntabel, bahkan lebih cepat. Dengan metode seperti ini bakal meminimalisir kecurangan.
“Sesuai dengan konsep smart city yang dikembangkan Pemerintah Kota (pemkot) Kendari. Hal ini menjadi kesempatan bagi stekholder untuk tahu mekanisme pengadaan barang dan jasa dengan cara yang lebih update dan tidak manual,” katanya.(**)
Andi nur aisyah






