Kendari, Radarsultra.co.id- Budaya Luar merupakan hal yang sudah berada disekitar kita. Mayjen TNI Indonesia mengatakan bahwa budaya luar harus di filterisasi sebab jangan sampai itu merupakan suatu ancaman bagi generasi penerus bangsa Indonesia.
“Suatu hal yang sangat mempengaruhi anak muda masa depan adalah salah satunya yaitu budaya luar yang banyak orang sekedar ikut mengikuti pada apa yang sedang trend. Dan tanpa mereka sadari itu adalah ancaman besar yang berada disekitarnya,” ujar Mayor Jenderal Agus Surya Bakti dalam kuliah umum di UHO, Rabu (26/4/2017).
Ancaman-ancaman mulai timbul di masyarakat dan itu terjadi disekitarnya. Di kampus-kampus masih bagus, dan semuanya telah memahami akan hal itu. Dan itulah yang menjadi suatu kebanggaan bangsa dan kepercayaan yang sebenarnya menjadi harapan bangsa Indonesia.
“Bagaimana tujuan kita dicapai yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dimana kita harus bersabar, yang sesuai dengan filosofi bangsa kita. Untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia,” katanya.
Dalam melihat ancaman dan mewaspadai merupakan sebuah upaya untuk mencegah, dan mempertahankan ketahanan negara dan bangsa Indonesia.
“Ketika budaya masuk di Indonesia, maka filterisasi budaya harus dilakukan. Kita harus menyesuaikan dengan situasi serta kondisi di bangsa dan negara kita. Sebagai contoh keislamaan harus 1 nafas dengan ke Indonesiaan. Dimana tidak ada kepihakan ketika berbicara masalah agama. Tidak hanya menyebut 1 agama, namun menyetarakan semua agama,” jelasnya.
Jadi mahasiswa merupakan kepercayaan bangsa dan negara Indonesia, calon pemimpin yang memilki keuletan dalam menghadapi ancaman yang berada di sekitar.(C)






