1

Lakukan Pemukulan Terhadap Wartawan, Oknum Panitia Kejuarda Lemkari Dipolisikan

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang oknum panitia Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bela Diri Karate Lemkari, Fauzi Jumat malam (22/9/2017) dilaporkan ke Polisi, diketahui Fauzi  telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung yang juga berprofesi sebagai seorang wartawan dimana diwaktu bersamaan sedang melakukan peliputan pada acara kompetisi tersebut yang di gelar di Gedung Olah Raga (GOR) Poltekes Kendari.

Saat ditemui oleh awak media, Abu Aswad yang menjadi korban pemukulan mengatakan, Fauzi yang juga diketahui sebagai seorang simpai karate tersebut telah melakukan pemukulan sebanyak dua kali terhadap dirinya setelah korban berusaha melerai ketegangan antara fauzi dan adik korban yang pada saat itu juga sedang berkompetisi dalam Kejurda Karate tersebut.

1

“Tadi saya sedang meliput disana dari siang, tapi waktu saya liat adik saya yang sedang ikut bertandingan dia didorong oleh pelaku, saya lalu menegur tapi si pelaku ini tidak terima dan akhirnya saya dipukul dua kali, awanya saya didorong lalu dipukul dibagian kepala sebelah kiri (Bagian atas telinga) dan di bibir bagian bawah,” ujar Aswad, Jumat (22/9/2017).

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Lantik Pejabat Baru dan Tunjuk Plh Perangkat Daerah

Akibat dari aksi brutal oknum simpai karate tersebut, Aswad mengalami benjolan pada bagian kepala dan luka pada bagian bibir bawahnya hingga akhirnya Aswad harus dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya tadi sudah ke rumah sakit sempat dirawat dan dapat satu jahitan di bibir saya,” ucapnya.

Saat ini kasus pemukulan tersebut sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian dan telah diterima laporannya oleh anggota Polsek Poasia Kota Kendari, Bripka Laode Muhammad Abiyat dengan nomor laporan polisi LP/664/IX/2017.

BACA JUGA :  Viral! Wanita di Kendari Diduga Aniaya Bayi 6 Bulan, Pelaku Rekam dan Kirim ke Ibu Korban

“Ia laporannya sudah kita terima dan menurut keterangan korban awalnya pada hari jumat tanggal 22 September 2017 sekitar pukul 18.30 Wita, korban datang di GOR Poltekes untuk meliput kegiatan perlombaan kejuaraan Lemkari dan sekitar jam 19.50 Wita saat korban berada di dalam GOR ia melihat adiknya yang ikut kejuaraan tersebut didorong oleh terlapor sehingga korban menegurnya dan tetapi terlapor tidak terima dengan teguran korban sehingga terjadi pertengkaran mulut dan kemudian terlapor mendorong badan korban dan memukul korban,” ujar Abiyat. (C)

1
1