1

Kunjungi Masyarakat Wakatobi, Hugua Temukan Kelangkaan BBM

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Bakal Calon (Balon) Gubernur Provinsi Sultra Ir. Hugua melakukan kunjungan ke masyarakat Wakatobi. Dalam kesempatan yang sama, Ia mendengar beberapa keluhan masyarakat dan mendapatkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat serius.

La Rahimu, salah seorang nelayan penangkap ikan cakalang di Desa Matahora menyampaikan keluhannya terkait kelangkaan bbm yang terjadi di Wakatobi.

1

“Sudah 7 hari tidak melaut kerena tidak ada bahan bakar bensin dan solar. Ada dijual eceran perliter, tapi mahal berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Terpaksa kita beli, karena tidak ada alternatif lain,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, Ia terpaksa tidak melaut selama seminggu, sebab BBM yang langka dengan harga terpaut mahal. Sambil menunggu harga BBM kembali normal, iapun beristirahat melaut.

Selain itu, Abd Rasyid, staff dari salah satu perusahaan penyelenggara Hotel dan Diving mengatakan ada beberapa transportasi yang dimiliki terpaksa tidak beropersi karena ketiadaan BBM.

BACA JUGA :  Cagub Sultra dan Wali Kota Kendari Terjaring OTT KPK

“Mobil dan kapal kami tidak bisa beroperasi maksimal dan ini sangat mengganggu bisnis kami. Sebab itu menjadi kendaraan pengunjung kami” keluhnya.

Sementara itu, Hugua mengatakan kelangkaan BBM ini, memang terkadang terjadi. Disebabkan masalah rentan kendali antara Depot Pertamina yang terletak di Pulau Buton dan Wakatobi sebagai daerah kepulauan yang terletak jauh di antara Laut Banda dan Laut Flores.

“Kelangkaan BBM selalu terjadi sewaktu-waktu. Apalagi kalau ada masalah cuaca, ombak besar atau kapal transportir terkendala operasi maka pasti menimbulkan masalah kelangkaan BBM di lapangan,” ujar mantan Bupati Wakatobi periode 2006-2016 tersebut.

Hugua yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra dan Calon Gubernur Sultra periode 2018-2023 ini meyakini bahwa kelangkaan BBM akan teratasi dengan beroperasinya salah satu SPBU/APMS yang terletak di sekitar Bandara Matahora.

BACA JUGA :  HUT RI Ke 73, 17 Sekolah di Kota Kendari Terima Penghargaan Adiwiyata

“sekarang ini  dalam tahap finalisasi. SPBU tersebut dalam desainya dapat berfungsi sebagai Depot Mini Pertamina sehingga dapat menetralisir harga pasar jika ada kelangkaan BBM di lapangan,” tuturnya.

“Status SPBU/APMS tersebut masuk dalam skema BBM satu harga oleh Pertamina Pusat sehingga ia menjadi pendukung utama dalam merealisasikan orogram BBM satu harga sebagai bukti komitmen pemerintahan Jokowi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan terisolir khususnya di Kawasan Timur Indonesia,” tambah mantan sebagai Ketua Tim Sukses Pemenangan Jokowi – JK Sultra pada Pilpres lalu.

Untuk diketahui, Hugua dalam kunjungan sosialisi sebagai Cagub Sultra telah melakukan kunjungan langsung sebanyak 1.017 desa dari 2.223 desa/kelurahan se Sulawesi Tenggara.(c)

1
1