1

Kekurangan Sarana Penunjang, Kelompok Tani di Lalodati Butuh Perhatian Pemkot Kendari

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Kelompok Tani di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku kekurangan sarana penunjang untuk meningkatkan produksi jagung di wilayah tersebut.

Melalui salah satu anggota dari Kelompok Tani Mulamunree, Safiudin mengaku kesulitan untuk menambah perluasan lahan pertaniannya. Untuk itu kata dia, pihaknya sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah Kota Kendari.

1

Safiudin menambahkan, kelompok tani di Kelurahan Lalodati dalam mengolah lahan masih memakai sistem manual.

BACA JUGA :  Level SPIP Pemkot Kendari Berada Dibawah Target

“Kita disini masih kekurangan sumber air, traktor dan alat perontok jagung,” ujar Safiudin di Lalodati, Kamis (12/10/2017).

Ketgam: Walikota Kendari, Adriatma Dwi Putra bersama Ibu Ketua Tim PKK menunjukkan hasil panennya / Randi -Radar Sultra.co.id

Selain itu, pihaknya juga membutuhkan Kapur Dolomi untuk menyuburkan tanah mengingat PH tanah dilokasi tersebut sangat tinggi.

“Jika semua itu bisa terealisasi, kita berkomitmen untuk menjadikan Lalodati sebagai lumbung pangan Kota Kendari,” katanya.

Sementara itu, Walikota Kendari, Adriatma Dwi Putra menuturkan pihaknya akan menindaklanjuti permintaan para petani setempat.

BACA JUGA :  Tingkatkan Fasilitas Penunjang Kebun Raya Kendari, Kementerian PUPR Kucurkan Dana Rp.18 Miliar

“Untuk merealisasikan semua permintaan petani disini, mereka dapat mengusulkan melalui rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW),” jelasnya.

Begitu pula dengan bantuan alat penyubur tanah, traktor, bibit dan pupuk para kelompok tani segera mungkin membuat proposal atas nama kelompok taninya, selanjutnya diusulkan kepada instansi terkait yakni Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari.(b)

1
1