1

Kampung Zakat Rahampuu Raih Penghargaan Nasional Most Innovative Empowerment Model 2026

Foto: Kolaborasi untuk pemberdayaan umat. Dari kanan ke kiri: Kepala Kemenag Kabupaten Bombana H. Adnan Saufi, S.Pd., M.Si.; Ketua BAZNAS Bombana Drs. Mohamad Subur, M.Si.; Manajer WIZ Sultra Hendrawan, S.Si.; Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag.; Kakanwil Kemenag Sultra H. Mansur, S.Pd., M.A.; dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sultra H. Jamaluddin, usai penyerahan Anugerah Ekosistem Berdaya 2026 di Semarang, Kamis (17/9/2026).
1
1

Semarang, Radarsultra.co – Kolaborasi pengelolaan zakat di Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bersama Kementerian Agama Kabupaten Bombana dan sejumlah mitra kolaborasi berhasil meraih Anugerah Ekosistem Berdaya 2026 kategori Most Innovative Empowerment Model melalui Program Kampung Zakat di Kelurahan Rahampuu, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Impact & Collaboration Forum: Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026 yang berlangsung di Kota Semarang, Kamis (17/9/2026). Forum nasional tersebut mempertemukan Kementerian Agama, BAZNAS, lembaga amil zakat, serta berbagai unsur yang terlibat dalam pengembangan zakat dan wakaf di Indonesia. Kegiatan pada 17 September 2026 juga dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag.

1

Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap model pemberdayaan yang dibangun melalui Kampung Zakat Rahampuu. Program ini lahir dari sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Bombana, BAZNAS Kabupaten Bombana, LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat, serta berbagai pihak yang terlibat dalam mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian masyarakat.

BACA JUGA :  Dua Orang WNA Hilang Di Kampung Wisata Pulau Kapota Wakatobi

Kampung Zakat tidak hanya diarahkan pada penyaluran bantuan yang bersifat sesaat. Program ini dikembangkan sebagai ruang kolaborasi untuk mengoptimalkan dana zakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Pendekatan tersebut sejalan dengan arah pengembangan Program Kampung Zakat Kementerian Agama yang menempatkan kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, lembaga amil zakat, dan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam mendorong transformasi penerima manfaat menuju kemandirian.

Dalam forum tersebut, WIZ Sulawesi Tenggara diwakili Manajer Wilayah Hendrawan, S.Si. Ia hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana H. Adnan Saufi, S.Pd., M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Bombana Drs. Mohamad Subur, M.Si., serta jajaran Kementerian Agama Sulawesi Tenggara. Hendrawan tercatat sebagai Manajer WIZ Sultra dalam sejumlah publikasi lembaga dan pemberitaan sebelumnya.

Penghargaan nasional tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pemberdayaan zakat akan memberi dampak lebih besar ketika dikerjakan melalui kolaborasi. Masing-masing lembaga tidak berjalan sendiri, tetapi berbagi peran mulai dari perencanaan, pendampingan, penguatan program hingga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Kuota Solar Kendari 2017 Bertambah 38.241 Kl

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Abu Rokhmad dalam forum tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan BAZNAS dan lembaga amil zakat di seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Bagi WIZ, capaian ini menjadi apresiasi sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan. Kepercayaan para muzakki dan donatur diharapkan tidak hanya menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga melahirkan program yang mampu mengubah kondisi penerima manfaat menuju kehidupan yang lebih mandiri.

WIZ Sulawesi Tenggara juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Bombana, BAZNAS Kabupaten Bombana, Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, pemerintah dan masyarakat setempat, para muzakki, donatur, serta seluruh mitra yang selama ini ikut mendukung keberlangsungan Program Kampung Zakat.

Penghargaan ini diharapkan semakin menguatkan semangat kolaborasi dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang tidak berhenti pada proses penghimpunan dan penyaluran, tetapi terus berkembang menjadi instrumen pemberdayaan yang memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi umat.***

1
1