1

H-6 Pelaksanaan Pemilu Serentak, Baru 65 Persen Masyarakat yang Mengetahui Jadwal Pemilu 2019

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 kini tinggal menghitung hari. Terhitung tinggal enam hari kedepan yakni pada tanggal 17 April 2019. Namun, sejauh ini baru sekitar 65 persen masyarakat Indonesia yang tahu kalau tanggal 17 April 2019 adalah hari dimana seluruh masyarakat Indonesia akan menentukan pilihannya kepada para kontestan Pemilu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol, Rosyanto Yudha Hermawan, S.IK saat ditemui di Mapolda Sultra, Kamis, (11/04/19).

1

“Beberapa waktu yang lalu pada saat video conference dengan bapak Kapolri, beliau menyampaikan kepada seluruh Kapolda dan pejabat utama di Polda seluruh jajaran Indonnesia bahwa dari hasil survey masyarakat Indonesia baru 65 persen yang tau bahwa tanggal 17 april 2019 itu adalah hari pencoblosan, hari pemungutan suara,” ungkap, Yudha, Kamis, (11/04/19).

BACA JUGA :  PDAM Tirta Anoa Kendari Fokus Atasi Kehilangan Air Bersih

“Untuk itu kita sosialisasikan kepada masyarakat bahwa tanggal 17 April itu adalah hari pemungutan suara, mari kita sama-sama menggunakan hak kita, kita sama-sama menangkal golput,” Lanjutnya.

Kendati demikian, Rosyanto Yudha mengatakan bahwa Polri bersama unsur TNI sudah siap untuk mengawal proses pemilihan suara agar berjalan lancar dan kondusif.

“Berkaitan dengan pemungutan suara pada tanggal 17 April  TNI-Polri sudah menyampaikan secara bersama-sama di berbagai media bahwa TNI-Polri siap menjamin keamanan pada saat pesta demokrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Sultra, Kombes Pol. Subnedih mengatakan, untuk di wilayah hukum Polda Sultra, pihaknya telah menyiapkan strategi pengamanan yang berbeda dari strategi pengamanan Pemilu sebelum-sebelumnya yang tentunya bisa menjamin kelancaran proses Pemilu 2019.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Resmi Lantik 242 Bintara Muda Polri

“Personil Polda ini pola pengamanan strategi yang kita buat yaitu pengamanan TPS pasukan BKO dalam bentuk satuan, itu adalah dalam bentuk Dalmas, Sabhara atau Samapta dan Brimob, ini tidak berada di TPS tapi membantu Kapolres untuk melakukan patrol skala besar di wilayah hukumnya. Selanjutnya disamping pengamanan TPS pengamanan juga yang saya sampaikan tadi patrol skala besar, kita juga ada Pamen yang berpangkat Kompol atau mayor dan AKBP yaitu sebagai Pamenwas di Polsek ,” papar Subnedih.

1
1