Kendari, Radarsultra.co.id – Kota Kendari sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai pusat aktivitas warga, tentunya peningkatan infrastruktur menjadi fokus utama pemeritah kota kendari.
Di tahun 2007 – 2012 pembangunan jalan berorientasi pada pembangunan jalan baru dan pengaspalan jalan lingkungan Perumahan, jalan lokal dan jalan kota lainnya. pada tahun 2012-2017 Berorientasi pada pembukaan/ pembangunan jalan baru dan peningkatan jalan utama Kota Kendari.
Sejak tahun 2014 lalu Wali Kota Kendari Ir. Asrun dan Wakil Wali Kota Kendari H. Musadar Mappasomba, sudah menggagas wilayah ibu kota ini dengan pembangunan jalur Lingkar Luar (Outher Ring Road) dan Jalur Lingkar Dalam (Inner Ring Road).
Salah satu jalan baru yang menghubungkan Abeli dalam – P2ID dan Bungkutoko – Konawe, yang baru-baru ini pekerjaan Puuwatu- Morosi yang bisa ditempuh dengan jarak yang cukup singkat.Untuk pembangunan Jalur Lingkar yang berfungsi sebagai jalur alternative untuk mengurangi kemacetan dimasa mendatang. Persembahan jalur lingkar yang telah dibangun di sambut hangat oleh masyarakat, sebagai bukti dengan memberikan pembebasan lahan untuk pembangunannya.
Ir. Asrun mengungkapkan keinginan besarnya untuk segera menuntaskan pekerjaan jalan lingkar tersebut dengan memohon dukungan kepada warga Kota Kendari, Karena pemerintah kota saat ini sudah menyiapkan tinggal penyelesaian akhir dengan bekerja sama dengan pemerintah provinsi.
“Saat ini akses sudah ada, seperti kita melihat jalan kota di kota kendari ini cukup besar sehingga harus betul-betul menggunakan perhitungan yang matang dengan strategi multy years. Ungkap Wali Kota Kendari. Rabu (4/10/2017)
Namun diakhir-akhir masa jabatannya asrun tetap berkomitmen untuk menciptakan infrastruktur yang saat ini masih sangat dibutuhkan oleh warga sultra bersama dengan memperjuangkan bersama pemerintah provinsi melalui program kerja kementerian PUPR di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2018.(c)






