Kendari, Radarsultra.co.id – Tahun 2017 hasil panen padi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mencapai 7,5 Ton. Hal tersebut meliputi Kecamatan Polipolia dan Kecamatan Ladongi.
Kepala Dinas Pertanian Koltim, Laski Paemba menuturkan, ada peningkatan produktivitas, tahun 2016 produksi padi khususnya Ladongi hanya mencapai 6,2 ton perhektar, luas sawah Kabupaten Koltim yang dikelola itu mencapai 14.393 hektar.
Kata Laski Paemba , langkah yang di ambil agar tahun depan bisa mencapai target diantaranya perbaikan jaringan irigiasi kemudian sarana produksinya.
“Untuk pupuk itu domainnya koperindag, terkait keluhan petani masalah pupuk itu tiap tahun selalu ada, tapi kendalanya kuota pupuk kita sangat kurang, karna keterbatasan anggaran pemerintah mensubsidi pupuk” kata Laski di kantor DPRD Koltim saat menghadiri rapat paripurna Senin, (27/11/2017).
Laski Paemba menjelaskan, kalau pupuk non subsidi banyak, hanya daya beli petani kita sangat kurang, kedepan dengan adanya bendungan, kita bisa menjadi lumbung padi nomor satu di Sulawesi Tenggara.
Laporan: Muhammad Randa






