Kendari, Radarsultra.co.id- Di menit terakhir sesi ke tiga Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), gangguan pada server terjadi. Namun itu tidak menjadi masalah bagi proses ujian dan hasil ujian siswa.
Ketua Proktor Sultra Paruddin S.Pd M.Pd mengatakan pada hari pertama kendala server tidak ada masalah, dari sesi pertama hingga sesi ke tiga tidak ada masalah. Tetapi saat terakhir sekitar jam 4 itu ada gangguan transmisi.
“Transmisi yaitu gangguan yang tidak dapat kita hindari, sebab langsung dari Telkom. Tetapi tidak menjadi masalah, sebab jawaban siswa sudah terkirim ke pusat. Dan sepertinya gangguan terebut terjadi se – Sultra. Gangguan tersebut terjadi kurang lebih 30 menit,” ungkapnya saat di temui di ruangannya, Rabu (3/5/2017).
Jika gangguan tansmisi terjadi ketika UNBK belum selesi maka, kami antisipasi memakai thathering yang dapat di dapatkan dari handphone. Di UNBK tahun ketiga ini, masalah-masalah yang terjadi minim, sebab masalah-masalah yang terjadi di tahun pertama dan kedua sudah di evaluasi oleh pihak pusat.
“Server lokal maupun server nasional tidak ada masalah, server local juga aktif dengan sempurna begitu pula server pusat. Sebab pada hari H ujian siswa itu tidak berhubungan dengan server pusat namun berhubungan denga server lokal. Namun kita berhubungan dengan server pusat hanya ketika mengupload jawaban,” ucapnya.
Untuk sekolah yang baru tahun ini melakukan UNBK maupun yang sudah pernah melakukannya tidak ada masalah, sebab kami sudah terus berkoordinasi sebelumnya.
“Dalam pantauan kami di dasbor yang kami kelola, Alhamdulillah tidak ada masalah,” tambahnya.
Di SMPN 2 Baubau sekolah pada saat membuka soal, tidak ada isinya. Kemungkinan pada saat mendownload saat sinkronisasi tidak tuntas. Seharusnya pada saat mendowload, meskipun aplikasinya sudah berhasil tetap kita harus cek kembali. Memastikan bahwa semua data 1 sampai 9 sudah masuk dalam server.
“Karena kalau ada 1 data, tidak tercover maka proses ujian belum dapat dilaksanakan. Tapi karena itu tidak terlalu berat masalahnya sebab, tidak bergantung pada server pusat, jadi yang pegang unlocknya kami sehingga untuk sinkronisasi ulang, entangnya dibuka. Dalam waktu sekitar 10 sampai 15 menit sudh bisa ujian kembali,” katanya.
Jika ada siswa yang terkendala login, sekalipun tidak dapat terkonek ke server lokal ataupun klien bermasalah tidak bisa hidup tidak mengurangi waktu ujiannya.
“Tidak menjadi masalah, karena perhitungan waktunya mulai pada saat login. Misalnya saja jika dia mulai pada saat jam 09.00 Wita maka akan berakhir 2 jam setelahnya. Dan server pusat sudah mengantisipasi akan hal itu, di Indonesia ada saja yang tidak cepat melaksanakan ujian kendala listrik atau jaringan tidak stabil sehingga menyebabkan star awal ujian terhambat,” tutupnya. (C)






