Kendari, Radarsultra.co – Di Februari 2023 ini, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari 10 paket Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Non Boarding tahap I, Senin, (6/2/2023).
10 paket pelatihan yang dibuka yaitu Program Pelatihan Tata Kecantikan Kulit 1, Pelayanan Pelanggan, Asisten Pembuat Pakaian, Juru Ukur (Suveyor), Computer Operator Assistant I dan II, service sepeda motor injeksi, pemeliharaan kendaraan ringan, teknisi telepon seluler (hardware dan software), SMAW 3G (Las), serta dari total 10 paket itu diikuti 160 orang, dimana setiap program pelatihannya sebanyak 16 orang
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi yang diwakili Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Sultra, La Ode Muhammad Ali Haswandy saat membuka kegiatan pelatihan tersebut mengatakan, jika kondisi ketenagakerjaan di Sultra menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra pada Agustus 2022 menunjukan tingkat partisipasi angkatan kerja yang menurun dalam memenuhi pasar kerja jika dibandingkan data pada Agustus 2021.
“Penurunan tersebut, dikarenakan kuranganya tenaga kerja terampil yang siap pakai sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri,” ungkapnya.
Maka dari itu, dengan memanfaatkan lembaga-lembaga pelatihan yang ada, salah satunya adalah BPVP Kendari akan dapat
menghasilkan calon tenaga kerja dengan semakin baik dan bisa beradaptasi serta bersaing dengan lingkungan kerja yang semakin berkembang pesat
“Kami sangat berharap dari pelatihan ini akan lahir calon tenaga kerja yang kompeten, kreatif, inovatif serta mampu beradaptasi dengan perubahan serta perkembangan zaman yang cepat dan dinamis,” ujarnya.
Ia juga menekankan, agar seluruh stakeholder saling bergandengan tangan untuk bersama-sama mengatasi masalah ketenagakerjaan di Sultra. Adapun tenaga kerja terampil dan kompeten yang telah mengikuti pelatihan di BPVP Kendari harus pula dipikirkan bersama untuk penempatannya di dunia usaha atau industri.
“Jangan kita biarkan kemampuan dan keterampilan mereka tumpul, karena keberhasilan mereka juga merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu Kepala BPVP Kendari, La Ode Haji Polondu menuturkan hal senada, dimana pihaknya juga berharap agar keterampilan yang dimiliki dapat menjadi penolong bagi para siswa, kemudian menolong keluarganya, masyarakat umum dan berkontribusi untuk pembangunan daerah.
“Untuk mencapai cita-cita ini diperlukan kesungguhan, karena dengan sungguh-sungguh, disiplin dan mau berusaha semua insyaAllah bisa terwujud,” tandasnya.






