Kendari, Radarsultra.co.id – Simon Takandengan, calon anggota DPRD Kota Kendari terus mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat di sekitarnya, salahsatunya keluhan masyarakat di kecamatan Abeli, pulau Bungku toko Kota Kendari yang mengeluhkan susahnya akses menuju jalan utama.

Mendengar keluhan tersebut, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Kendari Dapil III ini mengerahkan puluhan masyarakat untuk bekerja bakti membangun jalan yang selama ini menutupi akses terdekat warga RT 10/RW 3 Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Bungkutoko ke jalan utama tersebut.
Ketua RT 10, Ibu Yama yang ditemui di lokasi pembangunan jalan tersebut mengatakan, sudah beberapa tahun ini warganya mengeluhkan susahnya akses menuju jalan utama. Untuk menuju jalan utama hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki di pendakian yang lumayan terjal.
“Jalan utama ini sebenarnya dekat tapi sudah bertahun tahun jalan ini tidak bisa diakses dengan kendaraan apapun sejak sebelum jembatan kuning ini dibangun, jadi kalau kita mau ke jalan utama dengan menggunakan kendaraan kita harus memutar dulu sejauh 1 (satu) Kilometer (Km) lebih,” kata Ibu Yama, Minggu sore di lokasi pembangunan jalan, (03/03/19).
Ia juga mengatakan sangat bersyukur dan senang atas bantuan yang diberikan oleh Caleg dari partai PDIP tersebut kepada warganya, pasalnya Simon Takandengan telah menyediakan segala sesuatunya untuk pembangunan jalan tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena jalan ini sudah bisa segera diakses, selama ini kami sangat kesusahan, apalagi kalau ada acara terus jalan kami memutar ditutup kami setengah mati sekali ke jalan besar, bahkan pernah ditunda dua hari tidak keluar,” ungkapnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Simon Takandengan ketika dikonfirmasi soal pembangunan jalan tersebut mengaku terpanggil untuk membantu masyarakat
“Saya merasa terpanggil untuk membangun masyarakat, Kalau kita berbuat baik saya yakin kita juga akan mendapat yang terbaik,” kata Simon, Minggu, (03/03/19).
Ketika ditanya soal keterkaitannya dengan musim politik, Simon mengaku tidak ada deal-deal apa apa dengan masyarakat.
“Saya tidak ada deal-deal dengan mereka, hanya saya akan buktikan saja kepada masyarakat dengan tulus,” ungkapnya.
Dalam menghadapi pesta demokrasi ini, Simon Takandengan mengaku menghindari segala bentuk penyimpangan diantaranya money politics. Untuk itu, Simon bersama timnya membuka diri untuk mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat.
“Artinya kan yang paling utama itu kita mendengarkan keluhan keluhan masyarakat, jadi niatnya kita itu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui hal hal seperti ini, adapun soal komitmen itu memang tidak ada dan nantilah masyarakat yang melihat dan menentukan pilihannya,” jelasnya.
Sebelum pembangunan jalan di Abeli Bungkutoko ini, Simon Takandengan bersama timnya juga sudah membangun beberapa fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya sumur gali dan kedepannya akan diadakan bedah rumah di dapilnya.






