Kendari, Radarsultra.co.id – UPTD Balai Perbibitan dan Pakan Ternak (BPPT) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra saat ini baru mengelola 150 hektar dari 544 hektar luas lahan yang berlokasi di Desa Tirawuta.
Sisa lahan tersebut, kedepannya jika pemerintah daerah memiliki anggaran yang cukup maka akan diperuntukkan untuk penambahan paddock.
“Kita merencanakan kalau memang daerah punya anggaran itu pasti bisa kita kembangkan lagi dengan tambahan paddock itu,” ungkap Kepala UPTD BPPT Distanak Sultra Apolonaryus kepada Radarsultra.co.id melalui sambungan telepon, Selasa (31/7/2018).
Saat ini, lanjut pria yang akrab disapa Poly ini mengatakan bahwa untuk pengembangan lahan yang luasnya mencapai 544 hektar tersebut membutuhkan dana yang cukup besar.
“Karena kita sudah ada survei identidikasi dan desain pengembangannya. Jadi mudah-mudahan ke depan bisa keseluruhannya (544 ha) jadi padang penggembalaan ternak yang bagus. Hanya memang butuh dana besar kalau untuk padang itu desainnya,” katanya.
Sebagai informasi, 150 hektar lahan milik BPPT yang mampu dikelola ini telah dibagi ke dalam 12 paddock untuk penggembalaan ternak sapi.
“Kita juga ada sapi. Namanya kalau istilah peternakan itu paddock. Paddock itu artinya kandang-kandang yang sudah di petak-petak. Misalnya, ada yang luasnya 8 ha, juga 12 ha. Dari luas 150 ha tadi, kita sudah bagi dalam 12 paddock. Jadi sekarang sapi berputar di sekitaran situ (paddock),” pungkasnya.
Lahan milik BPPT ini sendiri berlokasi di Desa Tirawuta, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe.
Laporan: Benny Laponangi






