1

Bocah 10 Tahun Hilang Di Sungai Tamboli, Pakaian dan Sandal Korban Ditemukan di Tepi Sungai

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang bocah laki-laki berumur 10 tahun, Fadlan dikabarkan hilang terbawa arus Sungai Tamboli, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sampai saat ini korban belum ditemukan, namun tim rescue gabungan telah menemukan pakaian dan sandal korban di tepi Sungai Tamboli.

Tim Search and Rescue (SAR) Kendari, melalui Humasnya, Wahyudi mengatakan, Kabar hilangnya Bocah malang tersebut diterima pada hari Minggu (15/10/2017) kemarin dari Pastian Kepala Desa (Kades) Tamboli.

1

“Pada pukul 21.30 WITA Minggu kemarin kami menerima info dari bapak Pastian (Kades Puutamboli), bahwa telah terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia dimana satu orang diduga hilang di Sungai Tamboli, atas nama Fadlan, laki-laki berumur 10 tahun, saat ini pakaian dan sandal korban ditemukan di tepi Sungai Tamboli,” kata Wahyudi, Kamis (16/10/2017).

BACA JUGA :  KONI Apresiasi Dukungan Kapolda Sultra bagi Atlet PON Bela Diri 2025

Setelah laporan diterima, kurang lebih 15 menit kemudian Tim Rescue Pos SAR Kolaka Sultra dengan sigap diberangkatkan menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM) untuk melakukan pencarian terhadap bocah malang tersebut.

“Pada pukul 21.45 WITA, tim rescue Pos SAR Kolaka dengan menggunakan satu unit Rescue Car, satu unit Rubberboat (Perahu Karet) serta alat pendukung lengkap diberangkatkan menuju TKM untuk melakukan pencarian terhadap korban,” lanjut Wahyudi.

BACA JUGA :  Polda Sultra Himpun 155 Kantong Darah di Momen HUT Humas Polri ke-74

Setelah kurang lebih menempuh 1 (Satu) jam perjalanan, pada pukul 23.00 WITA Tim Rescue tiba di TKM pada koordinat 03 56’ 354”S – 121 20’ 239”E dan langsung berkoordinasi dengan aparat dan potensi yang berada di lapangan dan selanjutnya melaksanakan operasi SAR terhadap satu orang yg diduga hilang tersebut hingga pukul 01.00 WITA dini hari, Senin (16/10/2017).

Operasi SAR kembali dilanjutkan keesokan harinya pada pukul 06.00 WITA dengan beberapa unsur yg terlibat yaitu, Polsek Samaturu, Babinsa Desa Puutamboli, aparat Desa Puutamboli, tim SAR USN Kolaka, keluarga korban dan masyarakat setempat. (c)

1
1