Kendari, Radarsultra.co.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) menggelar Kasal Cup olahraga perairan 2017 di Kota Kendari.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI A. Taufiq R. Saat ditemui oleh awak media di lokasi penyelenggaraan Kasal Cup di Jalan Bypass Teluk Kendari mengatakan, Kasal Cup kali ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI-AL yang ke-72. Dengan mengedepankan salah satu fungsi angkatan laut yakni untuk malaksanakan pembinaan potensi Maritim, TNI AL mencoba membangkitkan kembali budaya Maritim di Indonesia.
“Jadi kegiatan Kasal Cup tahun 2017 yang merupakan satu rangkaian acara HUT TNI-AL ke-72 melombakan beberapa olahraga perairan yang kali ini Kepala Staff Angkatan Laut (Kasal) selaku pembina olah raga air di Indonesia dengan mengedepankan salah satu fungsi angkatan laut untuk malaksanakan pembinaan potensi maritim, dikaitkan juga dengan kebijakan pemerintah dalam poros maritim yang pilar pertamanya adalah membangun kembali budaya maritim,” kata Laksamana Madya TNI A. Taufiq, Kamis (7/9/2017).
Kompetisi olahraga air tingkat nasional tersebut diikuti oleh kurang lebih 900 atlet yang berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia yang akan memperebutkan piala bergilir Kasal Cup.
“Kurang lebih sebanyak 900 atlet akan terjun berlaga dalam Kasal Cup kali ini, para atlet tersebut berasal dari Kotama-Kotama TNI-AL serta atlet olah raga perairan dari masyarakat umum seluruh Indonesia, selain itu kegiatan ini juga didukung oleh 103 wasit dan juri dari seluruh cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” Lanjutnya
Melalui kegiatan kemaritiman tersebut, Laksamana Madya TNI A. Taufiq berharap kesadaran masyarakat dan pemerintah akan pentingnya dan berharganya kemaritiman di Negara Kepulauan ini.
“Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini kita berharap bahwa masyarakat, atlet dan pemeritah menyadari bahwa takdir kita hidup lahir di Negara yang terdiri dari ribuan pulau, kemudian mencari kehidupan di Negara kepulauan yang tentunya budaya Maritim merupakan suatu keharusan, keniscayaan bagaimana kita bisa meraih kesejahteraan bagi masyarakat,” tukasnya. (c)






