Kendari, Radarsultra.co.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ali Mazi dan Lukman Abunawas (AMAN), kembali mengadakan kampanye dialogis yang bertempat di lapangan Baskara Jaya, Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), (31/5).

Kampanye dialogis itu dihadiri ribuan masyarakat Wakatobi. Kehadiran Ali Mazi hari itu disambut dengan tarian Latunani dan tari Sajo Moane.
Saat berkampanye, Ali Mazi menegaskan hal-hal yang menjadi perhatian pasangan Aman, yaitu semua aspek yang akan berdampak positif bagi perkembangan suatu daerah dan masyarakatnya.
“Semua kepentingan masyarakat yang masuk catatan ini bisa kita laksanakan, seperti pembangunan dermaga penyeberangan yang layak dan penggalian alur masuk ke beberapa dermaga strategis,” kata Ali Mazi, Kamis, (31/5).
Kampanye dialogis Aman di Tomia menjadi ajang belanja masalah bagi pasangan Cagub dan Cawagub Sultra nomor urut 1 (Satu) tersebut.
Saat Ali Mazi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, salah seorang warga perwakilan masyarakat Tomia, Rudi menyampaikan masalah seputar daerah Tomia dimana sektor perekonomian yang menjadi topik utama pertanyaan Rudi.
“Di bidang ekonomi, masyarakat belum terdidik dan kurangnya pelatihan kerja khususnya mikro ekonomi. Singkatnya skill belum memadai untuk bersaing,” ujar Rudi.
Menanggapi hal itu, Ali Mazi dengan tegas dan penuh rasa percaya diri menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan program-program unggulan yang dapat mendidik masyarakat menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.
“Dalam rangka mengatasi keluhan masyarakat, Aman telah menyiapkan program-program unggulan di antaranya akan diberikan pelatihan baik perbengkelan, pertukangan, bagi masyarakat yang belum bekerja agar memiliki skill dan keterampilan untuk berwirausaha sehingga perekonomian bisa meningkat,” ungkap Ali Mazi yang pernah menjadi Gubernur Sultra periode 2003-2008 itu.
Ali Mazi menambahkan, bagi sarjana yang masih menganggur akan diberikan pelatihan di provinsi selama kurang lebih enam bulan kemudian akan ditugaskan untuk membangun daerahnya masing-masing dan diberikan insentif minimal 2 juta rupiah per bulan.
Tidak hanya itu, di sektor pertanian dan perikanan, Ali Mazi juga menyatakan bahwa “Program Sultra Produktif” akan diberikan pupuk gratis selama 5 tahun kepada petani dan bantuan alat tangkap bagi nelayan. (B)






