1

9 Kursi PAN digenggaman, Asrun Tetap Merapat Untuk Berkoalisi dengan Partai Lain

1

Kendari, radarsultra.co.id – Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah memastikan sebagai partai yang berhak mengusung pasangan calon gubernur dengan memiliki 9 kursi di DPRD Sultra,  yang juga merupakan menjadi bekal Asrun untuk melaju ke bursa Pilgub 2018 mendatang, hal ini rupanya tidak lantas menjadikan Walikota dua periode ini menjadi jumawa.

Asrun belakangan ini diketahui telah mendaftarkan diri untuk berkoalisi dengan partai pengusung lainnya yang salah satunya yakni Partai Demokrat.

1

“Meskipun PAN sudah penuhi syarat sebagai partai yang berhak mengusung calon gubernur di Pilgub nanti, tapi koalisi partai ini akan menjadi peluang dan tentunya saya tidak akan lewatkan, karena itu saya tetap ambil formulir registrasi untuk penjaringan Cagub,” jelas Asrun, Rabu (24/5/2017).

BACA JUGA :  Launching Bacaleg Perindo Diikuti Ratusan Tim Sukses

Selain itu,Walikota Kendari yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Kendari ini juga dikabarkan akan merapat ke Partai Gerindra dan PKS. Menanggapi hal itu, Asrun rupanya tengah menimbang, termasuk bakal calon pendampingnya di Pilgub nanti.

“Saya memang ada niatan merapat di Partai Gerindra dan PKS, soal calon pendamping, itu sudah pasti dari basis Kepulauan,” kata Asrun.

BACA JUGA :  ASR Disambut Hangat Pembeli dan Pedagang Saat Kunjungan Ke Pasar Tadoha

Jika nantinya Asrun terbukti berhasil berkoalisi dengan 3 Partai tersebut, secara otomatis, Asrun memiliki peluang besar untuk menghambat jalur Koalisi Figur Cagub lainnya, mengingat tanpa berkoalisi, Asrun sudah memenuhi prasyarat pendaftaran Pilgub dengan perolehan 20 persen (9 kursi) dari 45 kursi di DPRD sultra.

Saat ini diketahui, PAN menduduki 9 kursi di DPRD Sultra, Demokrat  dengan 6 kursinya, sementara PKS  5 kursi, dan terakhir Gerindra dengan 4 kursi.(C)

1
1