1

SMA Garuda Konsel Dibuka, Saatnya Siswa Sultra Mendaftar

1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bergerak cepat mendorong siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar tidak melewatkan peluang masuk Sekolah Garuda. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra serentak turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mendorong dan mensosialisasikan pembukaan pendaftaran sekolah unggulan tersebut, Senin, (23/02/26).

Sosialisasi dilakukan dengan menyasar seluruh SMP di berbagai kabupaten dan kota di Sultra sebagai langkah awal menjaring minat siswa agar dapat mengikuti seleksi masuk SMA Unggulan Garuda yang resmi dibuka.

1

Sekolah tersebut dibangun di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, di atas lahan seluas 20 hektare.

Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 yang dibuka 5–28 Februari 2026, SMA Unggulan Garuda hanya menyediakan kuota 160 siswa yang akan dibagi ke dalam delapan kelas.

BACA JUGA :  Kapolri Jend.Pol Tito Karnavian Berkunjung di Kendari

Proses pendaftaran dilakukan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek). Artinya, calon siswa asal Sultra harus bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia.

Pada 2026, pemerintah meluncurkan 16 Sekolah Garuda di berbagai daerah sebagai bagian dari program pemerataan pendidikan berkualitas. Sebanyak 12 merupakan sekolah transformasi, sedangkan empat lainnya adalah pembangunan baru, salah satunya di Konawe Selatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dikbud Sultra, Prof Aris Badara, mengatakan sosialisasi ini penting agar peluang masuk di SMA Garuda dapat dimanfaatkan maksimal oleh putra-putri daerah.

“Hari ini kita sosialisasi di SMPN 1 Kendari. Kegiatan ini dilakukan serentak di 17 kabupaten dan kota sebagai langkah awal menjaring minat siswa mengikuti seleksi SMA Unggulan Garuda,” kata Aris Badara.

Menurutnya, semakin luas penyebaran informasi, harapannya semakin banyak lulusan SMP di Sultra yang lolos seleksi, termasuk peluang bagi tenaga pendidik lokal.

BACA JUGA :  Dikbud Sultra Paparkan Fokus Pendidikan 2026

“Kami memprioritaskan siswa dari ekonomi tidak mampu tetapi memiliki capaian akademik baik, khususnya yang unggul di bidang STEM,” jelasnya.

Ia juga berharap sekolah-sekolah di daerah aktif mendorong siswa-siswinya untuk mendaftar sehingga Sekolah Garuda benar-benar diisi oleh generasi terbaik Sulawesi Tenggara dengan standar nasional dan daya saing global.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kendari, Abdul Wahid, mengungkapkan sekitar 50 siswanya telah mendaftar ke SMA Unggulan Garuda.

“Dengan capaian siswa SMPN 1 Kendari, kami optimistis mereka berpeluang lolos dan mengisi SMA Unggulan Garuda,” jelasnya.

Proses seleksi PPDB berlangsung ketat dan transparan, meliputi verifikasi administrasi, tes akademik, tes psikologi, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.

1
1