Kendari, Radarsultra.co.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kendari, DR Alamsyah Lotunani siang hari tadi secara langsung telah meresmikan ajang perlombaan panjat tebing Wali Kota Cup 2018, Minggu, (17/12/17).
Kompetisi panjat tebing yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Sulawesi Tenggara tersebut diselenggarakan dalam rangka untuk mencari bibit atlet panjat tebing yang akan berkompetisi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KONI Kota Kendari, DR Alamsyah Lotunani dalam sambutannya pada peresmian Panjat Tebing Wali Kota Cup tersebut, menurutnya, kegiatan ini merupakan suatu evaluasi bagi para atlet panjat tebing Kota Kendari agar bisa mendapatkan hasil terbaik dalam Porprov yang akan diselenggarakan pada September 2018 mendatang.
“Kegiatan ini adalah satu evaluasi dalam rangka mencari bibit-bibit kita dan melihat potensi atlet kita yang ada di Kota Kendari yang akan bertanding di Porprov 2018 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) nanti,” Kata Alamsyah.
Mengenai target atlet panjat tebing terbaik, Alamsyah selaku Ketua Koni Kendari mengatakan hal tersebut bukanlah perkara mudah, pasalnya untuk perlengkapan olahraga panjat tebing di Kota Kendari masih sangat terbatas.
“Tentu ini semuanya tidak mudah. Perlu perjuangan dan saya berterima kasih kepada Insan Pecinta Alam Semesta (Instalaseta) FKIP UHO dan Mahacala yang ada di Kampus Lama UHO yang telah berkontribusi banyak dalam Olahraga Panjat Tebing Ini,” ungkapnya.
Senada dengan pernyataan Alamsyah, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kendari, Ahmad Suleman mengatakan dinding manjat yang siap dipakai di Kota Kendari hanya tersedia dua, yaitu dinding manjat Instalaseta FKIP UHO dan dinding manjat Mahacala Kampus Lama UHO.
“Dinding manjat yang ready di kota kendari hanya ada 2 yaitu di dinding Instalaseta FKIP UHO dan dinding manjat Mahacala yang ada di Kampus Lama,” kata Pria yang akrab disapa Buntet tersebut.
Kendati demikian, pihaknya mengatakan antusias para atlet panjat tebing Kota Kendari masih sangat tinggi, dan pihaknya menargetkan juara umum pada Porprov 2018 mendatang
“Kita punya 35 atlet, 22 Putra dan 13 putri yang tersebar dari 11 Club manjat di Kota Kendari, harapan-harapan untuk ajang pencarian bakat atau seleksi ini harapannya biar mereka bisa mengikuti lomba di Kabupaten Kolaka Utara dan targetnya kita itu untuk panjat tebing kita juara umum,” papar Buntet.
Di tempat yang sama, Pengurus Daerah (Pengda) FPTI Kendari, Harisman S.E mengatakan pihaknya berharap agar pemerintah Kota Kendari kedepannya bisa memperhatikan olahraga panjat tebing.
“Harus kita akui keterbatasan sarana yang ada di FPTI itu masih sangat minim, selama ini kami istilahnya masih meminjam wall yang salah satunya ada di FKIP dan yang ada di Mahacala Kampus UHO lama,” paparnya
“Harapan kami kedepan agar ada perhatian dari pemerintah, supaya Pengda juga punya Wall sendiri agar olahraga ini lebih memasyarakat lagi,” tambahnya. (A)






