Kendari, Radarsultra.co – Sebagai bagian dari program Telkomsel Siaga 2025, Telkomsel mengadakan pelatihan keterampilan bagi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kendari. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keahlian membuat kue kering yang dapat dijadikan peluang usaha guna meningkatkan perekonomian keluarga.
Program ini dilaksanakan di Kelurahan Rahandouna dan diikuti oleh 50 peserta. Para peserta berkesempatan belajar langsung dari Chef La Ode, peserta Master Chef Indonesia Season 8, yang berbagi ilmu tentang teknik pembuatan kue kering yang mudah dan anti gagal.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha mandiri,” kata La Ode.
Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga menerima perlengkapan baking sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat langsung memulai usaha sendiri. Hal ini diharapkan dapat membantu perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.
Manager CSR Program Support Management Telkomsel, Nova Sarastuti, mengatakan bahwa program ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap UMKM di Indonesia.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan untuk menciptakan usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Nova.
Manager Mobile Consumer Branch Kendari Telkomsel, Bagus Budi Kurniawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan perempuan melalui peningkatan keterampilan.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi mereka dalam dunia usaha, sehingga mereka dapat lebih berdaya dan mandiri,” ujarnya.
Pelatihan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Lurah Rahandouna Muhammad Ismail serta perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Kendari yang diwakili oleh Ita Rahadian turut hadir dalam acara ini. Mereka menyatakan bahwa inisiatif seperti ini dapat membantu perempuan lebih percaya diri dalam memulai usaha sendiri.
Salah satu peserta pelatihan, Ai, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini.
“Saya merasa sangat beruntung bisa mendapatkan ilmu dari chef profesional dan juga mendapatkan perlengkapan baking gratis. Ini benar-benar membuka peluang bagi saya untuk memulai usaha kecil di rumah,” katanya.
Peserta lainnya, Astri yang juga merupakan pelaku UMKM mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan peluang baginya untuk meningkatkan kualitas produk usahanya.
“Saya jualan kue-kue kecil-kecilan di rumah, dan dengan pelatihan ini saya jadi dapat wawasan baru cara membuat kue yang kualitasnya lebih baik lagi,” ungkapnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Telkomsel berharap semakin banyak perempuan yang memiliki keterampilan dan keberanian untuk membangun usaha sendiri. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan UMKM di Indonesia.






