Kendari, Radarsultra.co.id – Pertumbuhan produksi padi sawah periode Januari hingga Agustus 2018 dibandingkan produksi periode sebelumnya dibulan yang sama atau Januari- Agustus 2017 lalu mengalami peningkatan 5,34 persen.
Realisasi pada periode Januari-Agustus 2018, luas panen mencapai 111.904 hektar dengan provitas 40 kuital perhektar dan total produksi 449.859 ton. Sedangkan periode Januari-Agustus 2017 total produksi 427.043 ton, dengan provitas 41 kuintal per hektar, sementara luas panen 104.306 hektar.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanak Provinsi Sultra Suryati Raeba mengatakan, meningkatnya produksi padi sawah ini menunjukkan jika Bumi Anoa, memiliki potensi menjadi daerah untuk swasembada beras. Selain itu, ini juga merupakan hasil kinerja semua pihak baik itu pemerintah setempat, petani dan masyarakat.
“Produksi hingga akhir tahun, tentu kita optimis pasti akan meningkat lagi, posisi saat ini provitas 42 kuital per hektar,” kata Suryati Raeba saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/11/2018).
Lebih rinci dijelaskan, ada lima kabupaten yang memiliki kontribusi besar terhadap pencapain produksi padi periode Januari-Agustus 2018 yakni Konawe 150.374 ton, Kolaka Timur (Koltim) 74.158 ton, Konawe Selatan (Konsel) 64.682 ton, Bombana 62.673 ton dan Kolaka 60.342 ton.
Laporan: Robiah Adawiah






