Kendari, Radarsultra.co.id – Perayaan tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijiriah di Desa Mekar Sari Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berlangsung semarak, hal tersebut tampak berbeda dengan perayaan tahun baru Islam di berbagai daerah lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Perayaan tahun baru islam kali ini yang berlangsung mulai dari pawai budaya hingga berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa, perangkat desa, hingga masyarakat setempat yang terlibat dalam kepanitiaan.

Kepala desa Mekar Sari, Idi Subandri mengatakan, perayaan serupa rutin dilaksanakan setiap tahunnya sejak empat tahun belakangan namun pada tahun ini perayaan tahun baru islam yang paling meriah dan paling unik dari tahun-tahun sebelumnya.
“Ini sudah rutin kita laksanakan setiap perayaan tahun baru Islam, kegiatan kali ini disponsori oleh FIF Group dan juga Wings Food, jadi dua Desa disini yaitu Desa Mekar Sari dan Desa Wawo Uru mengadakan kegiatan pawai budaya atau pawai akbar 1 Muharam 1439 H ini, dan kami akan adakan pengajian akbar termasuk kegiatan perlombaan dari tanggal 2 Muharam seperti lomba panjat pinang, lari karung, pengajian dan sebagainya dan tepat tanggal 10 Muharam kita akan melaksanakan pengajian akbar,”ujar Idi Subandri, Kamis (21/9/2017).

Adapun satu keunikan diperayaan tahun baru islam, pawai budaya tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat setempat dengan melakukan salah satu tradisi dengan memperebutkan satu gundukan tumpeng raksasa yang berisikan buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai simbol persatuan masyarakat desa Mekar Sari dan Desa Wawo Uru.
“Tumpeng raksasa ini nanti akan diperebutkan warga, disinikan sukunya campuran, diantaranya Sunda dan Jawa, tapi secara mayoritas suku jawa juga terbagi-bagi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur itu kan beda, tetapi secara umum maksud kami adakan sebagai wujud rasa persatuan dan kesatuan itu sendiri,” kata Idi.

Senada dengan pernyataan Kepala desa Mekar Sari, Ketua penitia pawai akbar, Mudir juga mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan kesan tahun baru Islam bagi generasi muda Desa Mekar Sari dan Wawo Uru.
“Tujuan dari perayaan tahun baru ini diadakan untuk menciptakan generasi kita agar dapat mengingat hari-hari besar yang dimiliki khususnya umat Islam, dengan seperti ini kami punya inisiatif dengan teman-teman bersama masyarakat setempat, perangkat desa, pemerintah desa untuk bagaimana menumbuhkan dan menciptakan kesan kepada anak-anak kita bahwa kita memiliki budaya kegiatan 1 Muharam,” tukas Mudir. (B)






