1

PaPeDa, Program Baru SheHacks Indosat untuk Perempuan Daerah

*Indosat melalui SheHacks, gerakan pemberdayaan perempuan berbasis inovasi teknologi, memperkenalkan inisiatif baru bertajuk Pandu Perempuan Daerah (PaPeDa).
1

Jakarta, Radarsultra.co – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui gerakan SheHacks meluncurkan inisiatif baru bertajuk Pandu Perempuan Daerah (PaPeDa). Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak pemberdayaan perempuan hingga ke daerah, khususnya bagi pemimpin komunitas lokal yang memiliki peran penting sebagai penggerak masyarakat.

SheHacks selama ini berfokus pada pengurangan kesenjangan gender di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Kini, melalui PaPeDa, gerakan ini memberi ruang lebih luas bagi perempuan di daerah dengan membekali mereka keterampilan praktis, mulai dari perencanaan, storytelling, hingga pengukuran dan pelaporan. Tujuannya agar mereka mampu mengeksekusi “mini SheHacks” di wilayah masing-masing.

1

Program PaPeDa dilaksanakan bertahap: dimulai dari sesi online, dilanjutkan bootcamp offline untuk 15 peserta terpilih, lalu pendampingan online selama beberapa bulan hingga implementasi pilot project lokal. Dari 86 pemimpin komunitas perempuan yang mengikuti seleksi, akan dipilih Top 30, lalu Top 15, hingga akhirnya delapan peserta terbaik (Top 8) yang berhak menjalankan mini SheHacks di komunitasnya. Para finalis juga akan memperoleh Sertifikasi PaPeDa (Basic Certification).

BACA JUGA :  Tawarkan Internet Rumah Berkualitas dan Dapat Diandalkan, MNC Play Resmi Bermigrasi Secara Penuh ke Indosat HiFi

Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi Indosat dengan UN Women dan Kumpul.id. Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resource Officer IOH, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan daerah adalah bagian dari komitmen perusahaan.
“Komitmen Indosat dalam memberdayakan masyarakat Indonesia tidak hanya berfokus di perkotaan, tetapi juga diperluas hingga ke daerah. Melalui PaPeDa, kami ingin memastikan perempuan di daerah mendapat akses yang setara untuk mengembangkan potensi mereka. Kami meyakini perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan,” ujarnya.

Dwi Faiz, Head of Programme UN Women Indonesia, menyambut positif inisiatif ini.
“Kerja sama UN Women dengan Indosat telah terjalin lebih dari lima tahun. Kali ini, melalui PaPeDa, kami melihat langkah signifikan untuk memperkuat ketangguhan komunitas, khususnya dalam menghadapi tantangan besar. Kami yakin para perempuan pemimpin komunitas yang terlibat akan menjadi penggerak perubahan yang lebih luas,” jelasnya.

BACA JUGA :  Lindungi Data Pribadi Pelanggan, Indosat Dukung Digitalisasi Aman dan Merata di Indonesia

Selama dua bulan, peserta akan menjalani proses seleksi intensif. Delapan finalis yang terpilih akan mempresentasikan hasil mini pilot project mereka dalam sesi pitching yang menjadi kesempatan strategis memperluas jaringan sekaligus membuka peluang pendanaan.

Irsyad menegaskan bahwa PaPeDa adalah awal dari perjalanan panjang.
“PaPeDa hanyalah langkah awal. Kami percaya dengan pembekalan yang tepat, perempuan dapat semakin berdaya dan berkontribusi mendorong kemajuan,” tutupnya.

1
1