1

Kapolda Sultra Dengarkan Curhatan Masyarakat Pesisir di Bungkutoko

Ketgam: Kegiatan Jumat Curhat Polda Sultra di Bungkutoko bersama nelayan dan masyarakat pesisir.
1

Kendari, Radarsultra.co – Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto dan Wakapolda Brigjen Pol. Waris Agono, didampingi PJU Polda Sultra menggelar kagiatan rutin Jumat Curhat, kali ini bersama audience yakni masyarakat sekitar pantai/pesisir dilaksanakan di Kelurahan Bungkutoko Barat, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Jumat (03/02/2023).

Dalam kegiatan tersebut, salah seorang warga, H. Ambo Sakka Rahim mewakili nelayan Bungkutoko mengapresiasi pihak kepolisian dalam hal ini polairud Polda Sultra yang senantiasa menjaga Wilayah perairan, Ia menanyakan bagaimana upaya atau tindakan pihak kepolisian untuk mencegah penangkapan ikan dengan pukat harimau dan Bom ikan yang dapat merusak ekosistem laut.

1

“Kita selalu memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat nelayan terkait larangan penggunaan pukat harimau, Bom Ikan dan alat alat lainnya yang dapat merusak ekosistem laut, selain diimbau, Polairud juga intens melakukan patroli di laut, apabila ditemukan maka langsung diamankan untuk ditindak lanjuti,” kata Kapolda menjawab pertanyaan masyarakat.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Kunjungi LPQ Al-Hidayah di Konawe Selatan, Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan

Selain hal tersebut, Irjen Pol. Teguh Pristiwanto juga mengungkapkan bahwa polairud Polda Sultra telah banyak mengungkap tindak pidana Destructive Fishing dengan barang bukti berupa Bahan Peledak yang dirakit dalam bentuk Botolan dalam berbagai bentuk, serta dalam kemasan Jerigen ukuran 5 Liter.

“hal ini merupakan pencegahan yang telah kami lakukan, kedepan nya masyarakat nelayan jangan resah, kami secara terus menerus melakukan tindakan tindakan pencegahan,” pungkas Jenderal bintang dua asal Jawa Tengah tersebut.

Ditempat yang sama, salah satu perwakilan masyarakat Bungkutoko bernama H. Anwar menyampaikan curhatannya mengenai perubahan cuaca dimana BMKG telah mengeluarkan prakiraan cuaca.

“Saya mau tanyakan ini pak Kapolda bagaimana tindakan kepolisian untuk mencegah nelayan agar tidak melaut yang dapat membahayakan nelayan itu sendiri?,” tanya H. Anwar

BACA JUGA :  Miris, Pria 70 Tahun Sodomi Ponakannya Sendiri

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sultra menyampaikan saat ini pihak Polairud selalu berkoordinasi dengan pihak BMKG terkait perkiraan cuaca, apabila dari pihak BMKG mengeluarkan perkiraan cuaca buruk maka pihak polairud dalam hal ini Binmas Polairud secara langsung melakukan sambang, membagikan selebaran yang berisi himbauan guna memberikan sosialisasi terkait tindak lanjut perkiraan cuaca buruk tersebut yakni larangan untuk melaut, tetapi terkadang segelintir nelayan memaksakan untuk melaut walaupun sudah di himbau.

“Apabila Patroli rutin polairud menemukan nelayan yang memaksakan diri tersebut, maka nelayan tersebut di himbau dan di haruskan untuk kembali, guna mencegah terjadi nya hal hal yang tidak di inginkan,” ungkap Kapolda Sultra.

1
1