1

Coklit Data Pemilih, KPU Sultra Imbau Warga Bersiap-siap

1

Kendari, Radarsultra.co.id- Besok, Gerakan Coklit Serentak (GSC) resmi dilakukan serentak se Indonesia. KPU Prov. Sultra mengimbau kepada warga untuk bersiap-siap dirumah guna pencocokan data pemilih.

“Kepada masyarakat di 17 wilayah Kabupaten/Kota se-Sultra untuk bersiap-siap dirumah masing-masing. Sebab, sesuai instruksi KPU kami akan memulai kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) secara serentak nasional pada besok 20 Januari 2018,” ungkap Ketua KPU Sultra Hidayatullah, Jumat (19/01/2017).

1

Lanjutnya, petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) akan berkunjung ke rumah warga secara door to door untuk melakukan coklit data pemilih tetap (DPT) terakhir hasil sinkronisasi dengan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4).

“Coklit dilakukan door to door, jadi saya harap pemilih telah bersiap dirumah. Jangan pada saat coklit baru ada laporan tidak punya KTP Elektronik, atau pas petugas datang malah tidak ada dirumah. Sehingga, PPDP dan pemilih perlu melakukan komunikasi terlebih dahulu,” tambahnya.

BACA JUGA :  Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Kembali Beraksi, Polda Sultra Amankan Seorang Tersangka

Ia menjelaskan, kegiatan coklit serentak nasional yang dilaksanakan di Sultra akan dilakukan oleh 6.452 petugas PPDP yang akan didampingi oleh 8.166 orang.

“Petugas PPDP akan didampingi oleh 6.792 orang PPS, 1.060 orang PPK, 85 komisioner KPU kabupaten/kota dengan didukung 170 staf sekretariat, serta 5 Komisioner KPU Provinsi Sultra (Ketua dan Anggota) didukung dengan 54 staf Sekretariat (Sekretaris, Kabag, Kasubag dan jajaran staf),” jelasnya.

Sementara itu, dalam coklit ini, secara teknis petugas PPDP berkunjung dari rumah ke rumah dengan membawa data pemilih hasil sinkronisasi DP4. Memastikan apakah benar di rumah ini ada dua orang, tiga atau lebih yang sudah masuk hak pilih, dicek tanggal lahirnya, penulisan nama, jenis kelamin, alamat rumah, dan seterusnya.

BACA JUGA :  Deklarasi Kopi Surga, Stempel Darah Jadi Bukti Dukungan Asrun-Hugua

“Petugas PPDP juga harus mendata anggota keluarga yang sudah memiliki hak pilih tetapi belum terdata. Jadi PPDP mencatat yang harus dicatat, dan mencoret yang harus dicoret. Kami harapkan PPDP harus bekerja sungguh-sungguh mendatangi rumah ke rumah setiap warga dan melaksanakan prosedur ini dengan benar,” tuturnya.

Hidayatullah berharap Gerakan Coklit Serentak nasional ini bukan hanya bagi penyelenggara pemilu, melainkan juga pengawas pemilu dan juga pemilih untuk menyambut dan berpartisipasi aktif dengan bersiap menerima kunjungan dirumah dan menyiapkan data-data yang dibutuhkan seperti KTP elektronik atau Suket dari Disdukcapil serta Kartu Keluarga.

Untuk diketahui, kegiatan coklit pada hari pertama (20/01/2018) tersebut akan dilakukan secara serentak. Namun kegiatan coklit sendiri akan berlangsung selama sebulan hingga 18 Februari 2018.

1
1