1

Cegah DBD, FPRB Sultra Kembali Fogging Beberapa Titik di Kendari

Ketgam: Ketua FPRB Sultra Yudhianto Mahardika memantau fogging di BTN 1.
1

Kendari, Radarsultra.co – Sebagai langkah preventif mengatasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sultra terus melakukan kegiatan fogging nyamuk Aedes Aegypti.

Salah satu titik lanjutan fogging kali berada di Kompleks BTN l, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, kota Kendari.

1

“Kegiatan kita hari ini adalah melakukan fogging nyamuk di daerah atau lingkungan tempat tinggal warga. Senin sampai Jumat, kita fokus di sekitar perumahan warga, sementara hari Sabtu dan Minggu, target kita adalah sekolah-sekolah, karena bertepatan dengan hari libur anak sekolah” ujar Ketua FPRB Sultra, Yudianto Mahardika, Senin, (22/01/2023).

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Akan Gelar Pasar Murah di Bulan Ramadhan

Selain di BTN 1, Forum PRB Sulatra masih akan terus bergerak ke beberapa lokasi, termasuk jalan Anawai, Tunggala Dalam, Baito, BTN BIP Tunggala, dan BTN Permata Anawai di Kecamatan Wua Wua.

“Kami juga akan kembali bergerak di beberapa lorong dan jalan lainnya, seperti lorong Jitu Wua Wua Kelurahan Mataiwoi, lorong sinar surya, jalan Tandukila Mataiwoi, jalan Chairil Anwar, dan jalan Budi Utomo, serta Asrama Haji Kendari,” ungkapnya

“Kalau untuk Fogging di sekolah-sekolah kami masih koordinasikan, jadi mungkin nanti hari sabtu atau minggu lah keputusannya dimana,” katanya.

BACA JUGA :  Nahwa Umar : Relokasi Pasar Panjang Solusi Terbaik untuk Pedagang

Ditempat yang sama, Warga Kompleks BTN 1 Kelurahan Bende Kecamatan Kadia kota Kendari, Andi Muhammad Ilham, menyatakan terima kasih dan apresiasi Yudianto Mahardika yang telah berkontribusi dalam melawan masalah nyamuk di lingkungan mereka. Meskipun kata dia, belum ada laporan kasus DBD di wilayah tersebut.

“Terima kasih untuk Pak Yudi karena sudah datang ke sini. Memang di sini banyak nyamuk. Untuk saat ini belum ada warga dari sini yang terkena DBD, tapi kita lakukan antisipasi dulu sebelum terkena,” ujar Andi Muhammad Ilham.

1
1