1

Berkunjung ke Sorowako, Presiden Jokowi Resmikan Taman Kehati PT Vale

Ketgam: Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Taman Kehati Sawerigading Wallacea.
1

Sorowako, Radarsultra.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja (kunker) di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam kunkernya kali ini, Jokowi juga meresmikan langsung Taman Kehati Sawerigading Wallacea yang berada di kawasan industri pertambangan PT. Vale Indonesia Tbk. (PT. Vale) Sorowako, Luwu Timur, Kamis, (30/3/2023).

1

Taman Kehati Sawerigading Wallacea merupakan taman berisi keanekaragaman hayati yang didirikan oleh PT Vale secara terpadu guna mewujudkan pertambangan yang juga menjaga keanekaragaman hayati.

Head of Communication PT Vale, Bayu Aji mengungkapkan, Taman Kehati Sawerigading Wallacea terdiri dari beberapa fasilitas terpadu pertama yauti pusat persemaian seluas 2.5 Ha yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bibit tanaman pada kegiatan reklamasi di areal bekas tambang.

Pada tahun 2007 PT Vale telah membangun fasilitas pembibitan pohon dengan kapasitas produksi per tahun mencapai 700.000 bibit. Pusat persemaian PT Vale memproduksi bibit tanaman perintis, tanaman lokal, tanaman endemik, MPTS dan tanaman ornamental, selain untuk memenuhi kebutuhan reklamasi, Pusat persemaian PT Vale juga rutin membagikan bibit kepada masyarakat baik untuk keperluan personal maupun untuk keperluan program pemerintah.

“Pusat persemaian PT Vale telah memperbanyak bibit lebih dari 60 jenis, Pusat persemaian dapat berproduksi sampai 3 siklus per tahun untuk jenis-jenis bibit cepat tumbuh, sementara untuk jenis-jenis bibit lokal berdaur panjang hanya bisa bisa berproduksi 1-2 siklus saja,” ujar Bayu Aji.

BACA JUGA :  Promo DP Ringan hingga Asuransi Gratis Serta Hadiah Menarik di Agya Youth Fest Kalla Toyota Kendari

Untuk fasilitas produksi bibit di Pusat persemaian PT Vale ini yaitu media preparation house yang merupakan persiapan media dan pengisian container bibit, Green House yang terdiri dari Germination House atau Rumah Perkecambahan Benih Generatif ( 1-2 Bulan), Cutting House atau Rumah stek vegetative (1-2 bulan).

“Selain itu ada juga Shade Area atay area adaptasi (1-2 bulan) dan Open Area atau Area aklimatisasi Bibit Siap Tanam (1-2 bulan),” kata Bayu.

Ketgam: Taman Kehati Sawerigading Wallacea yang didirikan PT Vale di area pertambangan Blok Sorowako.

Fasilitas kedua yang ada di taman ini selain pusat persemaian ada juga Arboretum seluas 5 Ha yang merupakan lahan Konsersvasi ex-situ, ada lebih dari 74 Jenis pohon lokal dan endemik dari hutan yg ditambang, ditanam di areal arboretum seluas 5 Ha di sekitar areal pusat pembibitan.

Fasilitas ketiga yakni Penangkaran Rusa seluas 2 Ha yang merupakan tempat penangkaran hasil kerjasama dengan balai besar KSDA Sulselbar, Luas areal penangkaran 2 Ha.

“Untuk Jumlah rusa saat ini 18 ekor, populasi pernah mencapai 28 ekor, 10 diantaranya dilepasliarkan oleh BKSDA dan disebar ke tempat penangkaran lain,” jelas Bayu Aji.

Fasilitas keempat lanjut Bayu Aji adalah Mining Park yang merupakan taman alat berat yg pernah digunakan untuk aktivitas penambangan di PT Vale Indonesia, lokasinya terintegrasi dengan arboretum.

“Terdapat 8 jenis alat berat yg dipajang sebagai wahana edukasi bagi pengunjung, alat berat tsb antara lain Haul Master, Dump Truck, Front Shovel, Telehandler, Backhoe loader, Mobile Grader, Excavator, Bulldozer D8,” ungkapnya.

BACA JUGA :  PT Vale Ajak Ibu PKK se-Loeha Raya Belajar Daur Ulang Sampah Plastik
Ketgam: Presiden RI, Joko Widodo saat berkunjung ke Taman Kehati Sawerigading Wallacea di Sorowako.

Ada juga fasilitas kelima seluas 1.4 Ha yaitu Showcase Area yang merupakan taman yang akan difungsikan sebagai rute edukasi jarak pendek bagi pengunjung taman kehati yang didalamnya akan dikembangkan taman berbagi jenis Bunga, tanaman ornamental lainnya serta spot untuk ber-swa foto, terdapat plaza utama yang memamerkan batuan bahan dasar pembentuk mineral nikel dan beberapa jenis produk samping (slag) hasil pengolahan pabrik PTVI.

“Dalam pengembangannya di areal ini akan dibangun pula kubah (Dome) Kupu-kupu sebagai sarana edukasi proses biologi terbentuknya ulat dan kupu-kupu sebagai salah satu biota penting dalam ekosistem,” jelasnya.

Selain itu pada area ini terdapat pula 5 alat penunjang aktivitas penambangan dipajang dilokasi ini sebagai wahana edukasi bagi pengunjung yaitu Fire Truck, Skid steer, Drill – Tamrock, Bulldozer D8 dan Backhoe case.

Dan yang terakhir yaitu area Taman Kupu-kupu yang dibuat dengan tujuan sebagai habitat buatan untuk mengkonservasi berbagai jenis kupu-kupu terutama ditujukan sebagai habitat hidup bagi Kupu-kupu endemik Cytosia myrina.

“Pembangunan taman kupu-kupu ini diharapkan dapat meningkatkan populasi kupu dan menambah jenis kupu-kupu yang hidup disekitar taman kehati,” pungkas Bayu Aji.

1
1