Solo, Radarsultra.co – Bank Sultra kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) berkinerja “Sangat Baik Tahun 2025” pada kategori KBMI 1 dalam ajang The Asian Post Best Regional Champion Awards 2026, Kamis (16/04/26).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, didampingi Dewan Pakar Infobank Media Group, Sigit Pramono, kepada perwakilan Bank Sultra, Kepala Bagian Corporate Secretary Eky Teguh Saputra, di Alila Hotel Solo.
Ajang ini diikuti oleh 80 institusi perbankan daerah yang telah melalui proses seleksi ketat. Dari jumlah tersebut, penerima penghargaan terdiri atas 17 Bank Pembangunan Daerah (BPD), 54 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik pemerintah daerah, serta 9 Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) milik pemerintah daerah.
Keberhasilan Bank Sultra ditentukan melalui penilaian komprehensif terhadap lima aspek utama, yakni permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat, Bank Sultra mencatatkan kinerja keuangan yang solid. Laba bersih pada 2025 mencapai Rp419,6 miliar. Secara kumulatif, pertumbuhan laba sejak 2020 tercatat sebesar 61,38 persen.
Kualitas aset juga terjaga dengan baik. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) berada di level 0,89 persen, jauh di bawah ambang batas regulator sebesar 5 persen.
Penyaluran kredit mencapai Rp9,58 triliun atau tumbuh 3,25 persen secara tahunan. Pertumbuhan signifikan terjadi pada sektor produktif, di mana Kredit Modal Kerja meningkat 23,50 persen dan Kredit Investasi melonjak 37,16 persen.
Bank Sultra juga terus mendorong inklusi keuangan melalui inovasi digital. Sepanjang 2025, penggunaan aplikasi Bank Sultra Mobile tumbuh 28,02 persen, sementara transaksi melalui QRIS meningkat tajam hingga 1.371,73 persen.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, apresiasi dari The Asian Post BUMD Awards 2026 ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Sultra dalam menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat Sulawesi Tenggara. Di tengah dinamika ekonomi nasional, kami berhasil membuktikan bahwa pertumbuhan laba sebesar 61,38 persen sejak 2020 bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari fundamental yang sehat dan manajemen risiko yang disiplin,” ujarnya.
Ia menegaskan, fokus perusahaan tetap pada ekspansi kredit sektor produktif dengan menjaga kualitas aset.
“Fokus kami tetap jelas, melakukan ekspansi kredit pada sektor produktif sembari menjaga kualitas aset dengan NPL di bawah 1 persen. Ke depan, kami akan terus memperkuat transformasi digital guna memberikan akses layanan keuangan yang lebih inklusif dan efisien hingga ke pelosok daerah,” tambahnya.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bank Sultra untuk terus memperkuat peran sebagai pendorong ekonomi daerah.
“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menjadi jangkar stabilitas ekonomi daerah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola yang baik (Good Corporate Governance),” tutup Andri.
Penghargaan ini menjadi momentum bagi Bank Sultra untuk terus bertransformasi dan berinovasi, khususnya dalam menghadapi era perbankan digital yang semakin berkembang, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.






